Sukses

Perawatan Luka Diabetes

05 Sep 2014, 12:50 WIB
Wanita, 52 tahun.
dok sekitar 1 bulan ini saya mendapat luka di kaki saya yang saya tidah tau krna apa, saya sudah mencoba berobat ke beberapa klinik tapi blm ada hasilnya, saya menderita sakit DM, apa mungki karna sakit DM jadi kaki saya susah sembuh?apa yang harus saya lakukan, atau harus berobat ke dokter spesial apa saya biar bisa cpt sembuh? thanks

Terima kasih atas pertanyaan Anda,

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Pada pasien dengan diabetes memang dapat terjadi gangguan saraf yang membuat si penderita tidak merasa bila terinjak atau tertusuk sesuatu. Dan pada penderita diabetes dapat juga terjadi gangguan yang membuat luka sulit sembuh.

Salah satu komplikasi tersering dari diabetes melitus (DM) adalah kaki diabetik. Pada pasien DM terdapat gangguan pada:

  • pembuluh darah kecil (mikroangiopati)
  • pembuluh darah besar (makroangiopati)
  • gangguan syaraf (neuropati)

 

Gejala adanya gangguan pada syaraf berupa rasa baal / kebas, kesemutan, rasa nyeri berkurang/tidak ada rasa nyeri sama sekali. Hilangnya sensasi pada kaki menyebabkan tekanan berulang pada kaki akhirnya terjadi kerusakan jaringan lunak. Selain itu penderita menjadi tidak peka terhadap suhu atau benda asing (seperti benda tajam) sehingga memudahkan terjadinya luka. Selain itu, gangguan pada pembuluh darah akibat kadar gula darah yang tinggi dalam waktu lamamenyebabkan kaki tidak mendapatkan nutrisi yang cukup sehingga meningkatkan risiko terjadinya kaki diabetik pada pasien DM.

Luka pada kaki diabetik lebih sulit untuk sembuh dan dapat semakin parah jika tidak segera diobati. Komplikasi utamanya adalah infeksi dan amputasi. Dari seluruh penderita diabetes, 15% menderita ulkus diabetes pada kaki, dan 12-14% dari  yang menderita ulkus tersebut memerlukan amputasi.

Perawatan kaki pada penderita diabetes bertujuan untuk mencegah terjadinya luka. Berikut ini adalah tips untuk merawat kaki pada pasien diabetes melitus:

  1. Jangan berjalan tanpa menggunakan alas kaki, termasuk di pasir dan di air
  2. Periksa kaki setiap hari, laporkan pada dokter apabila kulit terkelupas, kemerahan  atau luka
  3. Periksa alas kaki dari benda asing sebelum memakainya, seperti kerikil/benda tajam
  4. Selalu menjaga kaki dalam keadaan bersih, tidak basah, dan mengoleskan krim pelembab pada kulit yang kering
  5. Potong kuku secara teratur
  6. Keringkan kaki dan sela-sela jari setelah dari kamar mandi
  7. Gunakan kaos kaki dari bahan katun yang tidak menyebabkan lipatan pada ujung-ujung jari kaki
  8. Jika ada kalus/mata ikan, tipiskan secara teratur
  9. Jika sudah ada kelainan bentuk kaki, gunakan alas kaki yang dibuat khusus
  10. Sepatu tidak boleh terlalu sempit/longgar, jangan menggunakan hak tinggi
  11. Jangan gunakan bantal atau botol berisi air panas/es batu untuk kaki

 

Luka tidak boleh mengalami penekanan karena penekanan yang berulang dapat mengakibatkan semakin dalamnya luka. Menurut PERKENI 2006, pengendalian luka pada Diabetes sebaiknya dilakukan dengan cara:

  • Kontrol metabolik (pengendalian kadar glukosa darah)
  • Kontrol vaskular (perbaikan fungsi pembuluh darah)
  • Kontrol infeksi (pengobatan infeksi secara agresif)
  • Kontrol luka (pembuangan jaringan yang terinfeksi secara teratur)
  • Kontrol edukasi.

Kami harapkan bila luka memang tidak sembuh coba kontrol ke dokter specialis penyakit dalam agar dapat dilakukan pemeriksaan tubuh. 

Demikian informasi yang kami dapat sampaikan, semoga bermanfaat

Salam, 

 

Tim Redaksi Klik Dokter

0 Komentar

Belum ada komentar