Sukses

Klitoris Mengalami Pembengkakan

20 Oct 2014, 07:08 WIB
Wanita, 23 tahun.
Nama saya peggi umur 23 thn dok saya mau tnya klistori saya yg sbelah kiri besar 1 udh lma dok itu knpa dok, tlong jwabannya dok krena sya tkt dok ad pnyakit yg berbhya trima ksih atas jwabny dok....

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Mungkin yang Anda maksud adalah klitoris. Klitoris merupakan organ seksual wanita yang ditemukan di ujung sebelah atas antara kedua labia minora. Satu-satunya bagian dari klitoris yang dapat dilihat langsung adalah kelenjarnya, yang terlihat seperti kancing kecil berkilat dan jumlah klitoris hanya satu. Sehingga merujuk kepada pertanyaan Anda, klitoris sebelah kiri membesar satu kami kurang memahami nya.

Klitoris mengalami pembesaran saat terjadi rangsangan seksual, namun jika tidak ada rangsangan seksual dan terjadi pembesaran kemungkinan terjadi pembengkakan pada klitoris. Klitoris yang membengkak dapat disebabkan oleh infeksi, perubahan hormon, alergi, tumor, trauma, dan lain sebagainya.

 

  1. Reaksi Alergi akibat bahan, pewangi dan pewarna tissue toilet, pembersih vagina, lotion, gel atau produk mandi.
  2. Infeksi, dapat disebabkan infeksi bakteri, jamur, biasanya disertai dengan, nyeri, gatal, kemerahan dan keputihan.
  3. Paska Hubungan Seksual, klitoris dapat bengkak paska hubungan seksual atau akibat gesekan saat masturbasi. Dapat disertai bekuan darah didalam klitoris.
  4. Priapism, nyeri yang terus-menerus pada jaringan klitoris dengan durasi lebih dari 6 jam dan tidak berhubungan dengan hubungan seksual. Kondisi ini jarang terjadi. 

Pengobatan pembengkakan klitoris bergantung pada penyebabnya. Jika disebabkan infeksi maka dokter akan memberikan antibiotik, bila disebabkan alergi akan diberikan antihistamin (anti gatal dan alergi). Yang terpenting adalah Anda jangan memegang-megang atau menggesek daerah klitoris sehingga tidak terjadi luka yang lebih dalam.

Sulit bagi kami untuk mendiagnosis keluhan Anda karena keterbatasan data dan kami tidak dapat melakukan pemeriksaan fisik pada Anda. Sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter spesialis kandungan dan kebidangan untuk mendapatkan tatalaksana lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,


Tim Redaksi Klikdokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar