Sukses

Benjolan di Payudara

03 Sep 2014, 14:54 WIB
Pria, 35 tahun.
Keluarga saya mengalami masalah benjolan pada payudara sebesar ukuran telur ayam ras. Tidak terasa sakit. Umur 59 tahun. terima kasih

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klidkokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Sebelumnya izinkan kami bertanya. Sejak kapan saudara Anda merasakan Ada benjolan? Apakah benjolan tersebut bertambah besar? dapat digerakkan? nyeri?.

Benjolan pada payudara bisa disebabkan oleh berbagai penyebab, dimulai dari infeksi kulit seperti bisul, atau mengarah ke perkembangan jaringan payudara berupa tumor yang jinak maupun yang ganas. Untuk membedakannya perlu diketahui karakteristik tumor tersebut, seperti:

  • Ukurannya, apakah semakin bertambah besar
  • Permukaannya: licin atau berbenjol
  • Dapat digerakkan atau tidak (menempel pada kulit)
  • Bagaimana keadaan kulit  di atasnya
  • Apakah ada nyeri
  • Apakah ada pembesaran kelenjar getah bening di sekitarnya (termasuk ketiak)

Kanker payudara biasanya mengenai wanita berusia > 35 tahun. Sampai saat ini penyebabnya belum diketahui dengan pasti, namun diyakini banyak faktor yang berperan dan saling mempengaruhi satu sama lain:

  • Genetik, riwayat keluarga dengan keluhan sama
  • Hormon, pengobatan hormonal jangka panjang
  • Virogen (belum terbukti pada manusia)
  • Makanan, yang tinggi lemak dan bersifat karsinogen (pemicu kanker)
  • Radiasi 

Kanker payudara dapat terjadi pada kedua belah payudara. Apabila hanya salah satu payudara yang diambil (mastektomi total), maka tetap ada kemungkinan kanker tersebut kambuh kembali di sisi payudara satunya meskipun presentasenya tidak terlalu besar. Apabila benjolan hanya diangkat separuh dengan mempertahankan payudara (breast conservation) maka kemungkinan kekambuhan tersebut pada payudara yang sama tetap ada. 

Tergantung dari stadium yang dialami ketika memiliki kanker payudara, apakah sudah menyebar atau belum. Apabila sudah menyebar, maka sebaiknya daerah yang terkena juga diterapi untuk mencegah penyebaran lebih lanjut. 

Mengingat semua hal tersebut, sangat disarankan bagi mereka yang memiliki kanker payudara atau pasca terapi kanker payudara, untuk melakukan kunjungan atau konsultasi serta pemeriksaan payudara rutin ke dokter bedah onkologi.

Tingkatkan daya tahan tubuh dengan makan makanan bergizi, cukup istirahat, dan jaga kondisi badan tetap prima untuk mencegah kemungkinan kekambuhan tersebut.

Sulit sekali bagi kami untuk mendiagnosis keluhan yang dialami saudara Anda tanpa adanya pemeriksaan fisik dan penunjang. Kami sarankan saudara Anda untuk memeriksaan diri ke dokter spesialis bedah onkologi untuk mengetahui penyebab benjolan di payudara dan mendapatkan penanganan yang optimal. 

Berikut kami lampirkan artikel:

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Redaksi Klikdokter.

 

0 Komentar

Belum ada komentar