Sukses

BAK Nyeri, Anyang-ayangan & Berbau Seperti Air Kelapa

03 Sep 2014, 14:27 WIB
Wanita, 19 tahun.
Nama saya Clara, saya mau nanya dok saya Mau kencing terus, pas kencing keluarnya sedikit, setelah kencing agak sakit, kencingnya kalau pagi bau air kelapa lama2 bau busuk, nah kira" saya kenapa ya dok? trus ada solusi agar rasa ingin kencing saya berkurang ga dok?

Terimakasih atas kesetiaan anda menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.

Kami memahami kehawatiran Anda. Pertama izinkan kami menjelaskan tentang proses berkemih. Berkemih merupakan proses yang kompleks. Kandung kemih dewasa umumnya dapat menampung air kemih hingga 500-620 cc. Perasaan ingin berkemih timbul saat air kemih mencapai 300-400 cc (sekitar 75% kapasitas total). Saat perhatian anda teralih, keinginan berkemih tersebut dapat berangsur hilang dan akan timbul kembali seiring penambahan air kemih, begitupun yang terjadi saat tidur dimana perhatian anda berada pada alam bawah sadar anda. Ketika Anda mengeluh nyeri saat berkemih, ada beberapa kemungkinan penyebab, penyebab tersering adalah infeksi saluran kemih (ISK).

Keluhan yang umum dirasakan untuk infeksi adalah nyeri dan terasa panas saat  buang air kecil (BAK), gangguan BAK lain (tidak lampias, terputus-putus, dsb) hingga nyeri perut bawah. Dan bila tidak ditangani secara optimal, infeksi saluran kemih dapat berkembang menjadi batu. Merujuk dari keluhan Anda,kemungkinan Anda mengalami infeksi saluran kemih. Namun kami menyarankan agar Anda berkonsultasi dengan dokter penyakit dalam untuk melakukan pemerikaan menyeluruh.

Apabila benar terdapat infeksi saluran kemih, maka dokter akan memberikan pengobatan antibiotik, serta mengevaluasi penyebab dasarnya untuk mencegah kekambuhan, apakah karena kurang minum, sering menahan kemih, infeksi kemaluan, batu saluran kemih, dsb. Adapun yang dapat Anda lakukan sendiri sebagai tindakan pencegahan adalah:

  • konsumsi air putih dalam jumlah banyak setiap harinya (lebih kurang 1,5-2 liter/hari)
  • hindarilah kebiasaan menahan kemih
  • jagalah kebersihan daerah kemaluan
  • Hindari perilaku seksual tidak sehat, seperti berhubungan bebas. Berhubungan seksual secara bebas dapat meningkatkan risiko terjadinya penularan infeksi daerah kemaluan, diantaranya gonorea, sifilis, bahkan HIV AIDS.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam

Tim Redaksi Klikdokter


 

0 Komentar

Belum ada komentar