Sukses

Terapi Hipertiroid

04 Sep 2014, 23:05 WIB
Wanita, 22 tahun.
Saya sudah menderita hypetiroid selama 10 tahun. Saya sudah melakukan pemeriksaan di Bandung dan di Singapore. Tetapi tidak bisa normal selalu. Lalu saya diberi option antara minum nuklir atau operasi. Menurut dokter diusia saya yg 22 tahun ini lbh bagus operasi atau nuklir atau tetap minum obat saja. Terimakasih

 Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.                      

Kami dapat memahami perasaan Anda terhadap penyakit yang Anda alami. Hipertiroid merupakan manifestasi atau gejala yang timbul akibat kelenjar tiroid yang hiperaktif. Sayang Anda belum menyatakan apa penyebab hipertiroid yang Anda alami. Terdapat beberapa penyebab hipertiroid, yaitu:

  1. Penyakit graves (tersering)

  2. Adenoma toksik

  3. Karsinoma tiroid

  4. Gondok multinodusa toksik

  5. Tiroiditis subakut

  6. Obat (yodium, litium), dsb

Prinsip pengobatan pada pasien hipertiroidisme tergantung dari penyebab hipertiroidisme tersebut, usia pasien, riwayat alamiah perjalanan penyakit, tersedianya terapi atau tidak, risiko pengobatan, dsb. Diperlukan diskusi dan kerjasama yang baik antara dokter dan pasien agar mendapatkan hasil yang optimal. Kelompok besar pengobatan hipertiroidisme sendiri dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:

  1. Obat anti tiroid minum (tirostatika)

  2. Operasi (Tiroidektomi)

  3. Penggunaan zat radioaktif (yodium radioaktif)

Mengenai terapi yang dapat dijalankan sebenarnya lebih baik Anda konsultasikan dengan dokter specialis yang menangani kasus tiroid karena tentu mereka lebih menguasai topik.  Apakah memang kadar hormon Anda tidak dapat turun? Apakah dosis obat sudah sesuai?.

Memang 90% kasus hypertiroid di Amerika biasanya diobati dengan radioiodine (nuklir), namun tetap Anda harus memkirkan efek samping seperti bilamana Anda ingin memiliki keturunan mungkin harus ditunda hingga 1-2 tahun atau lebih dan pada pasien yang melakukan terapi dengan radioiodine memiliki kemungkinan untuk terjadi kondisi hipotiroid. Beberapa hari setelah mengkonsumsi radioiodine pun Anda harus diisolasi karena pada sekresi tubuh terdapat radiasi. Walaupun memang angka kebehasilannya tinggi. 

Untuk operasi, pada umumnya dilakukan setelah kondisi thyroid stabil (kadar hormon-hormon tiroid stabil), angka keberhasilan operasi pun tinggi.

Jadi semua konsiderasi harus Anda pikirkan untuk sementara sebaiknya memang Anda konsumsi obat dahulu, coba saja cari second opinion dari dokter ahli thyroid, dan bilamana thyroid memang belum terkontrol pastikan juga dosis obat sudah sesuai. 

Demikian penjelasan Kami. Semoga dapat dipahami. (EA)

Terimakasih.

Tim Redaksi Klikdokter


0 Komentar

Belum ada komentar