Sukses

Air Ketuban Keruh

05 Sep 2014, 11:56 WIB
Wanita, 24 tahun.
Pagi dokter..... Sy hamil 32W, semalem saya periksa k dokter, pas di USG kt dokternya air ketubannya agak keruh, katanya kurang minum air putih. Klo periksa bagian yg lain sih bagus smua, cm itu ja. Emang sih klo mnm air putih saya kurang, tp sy sering minum Jus buah n air kelapa, apa itu penyebab air ketuban keruh ya??? Kt dokter minum air putih sehari 2 liter, apa bisa air ketuban jernih lagi? klo air ketuban keruh, pengaruh ke debay nya apa ya bunda2, tolong pencerahannya

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter.

Warna air ketuban normalnya bening. Air ketuban yang keruh biasanya bisa dideteksi saat menjelang persalinan. Beberapa penyebab air ketuban keruh adalah:

  1. infeksi, misalnya pada kasus ketuban pecah dini
  2. usia kehamilan melebihi waktu (>42 minggu), biasanya ketuban berwarna hijau karena mekonium yang dikeluarkan oleh bayi
  3. kelainan kongenital pada bayi
  4. jumlah air ketuban yang kurang juga bisa tampak lebih keruh

Air ketuban yang keruh saat proses melahirkan yang tertelan oleh janin dapat menyebabkan sindrom aspirasi mekonium (SAM) yang dapat menyebabkan masalah pernapasan, infeksi, sampai kematian pada bayi.

Air ketuban yang keruh pada gambaran USG tidak memberikan informasi apa-apa. USG hanya sebagai alat bantu untuk menentukan usia kehamilan, perkembangan janin, struktur anatomi janin, gambaran plasenta dan letaknya, juga sirkulasi ibu ke janin. Kalau diperlukan untuk mengetahui kesejahteraan janin, oksigenasi ke otak janin, bisa dilakukan pemeriksaan "cardiotocography" atau CTG. Kalau semua pemeriksaan menunjukkan kondisi janin baik, maka tidak ada yang perlu dikawatirkan. Sebaiknya Anda memantau gerak janin dalam kandungan dengan menghitung gerakan janin yang dirasakannya selama minimal 12 jam (misalnya dari jam 8 paginya sampai jam 8 malam). Jika minmal ada 10 gerakan, maka keadaan janin masih bagus.

Mengingat usia kehamilan usia Anda masih 32 minggu dan tidak ada keluhan lain seperti ketuban pecah/tanda-tanda infeksi maka Anda tidak perlu khawatir. Namun Anda tetap perlu memeriksakan kondisi kandungan Anda secara rutin terutama pada trimester terakhir. Semoga Anda dan janin Anda sehat selalu sampai persalinan.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. (DK)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar