Sukses

Berhubungan Paska Melahirkan

19 Oct 2014, 05:36 WIB
Wanita, 21 tahun.
maaf dok sebelum nya jika pertanyaan saya kurang sopan, krn saya bingung. saya sudah melahirkan 4 juni 2014, sudah 3 bulan tp saya belum berani berhubungan dengan suami saya. masih ada ketakutan, saya suka googling bagaimana seks pasca melahirkan, dan semua hampir sama inti nya akan merasakan sakit, kira2 sakit tersebut akan sampai berapa lama di rasakan dok? bulan juni saya melahirkan tp bulan juli & agustus saya sudah menstruasi dan skg saya sedang menstruasi, kira2 kapan waktu yng tepat melakukan hubungan suami istri kembali? mohon jawabannya dok supaya saya tidak takut terus, terimakasih..

 Terima kasih atas pertanyaan Anda, 

Kami memahami kekhawatiran Anda.  Pada umumnya setelah melahirkan memang dapat timbul nyeri saat berhubungan intim terutama setelah proses kelahiran normal. Untuk waktunya memang setiap wanita berbeda-beda, ada yang nyeri hingga beberapa minggu bahkan beberapa bulan. Memang bila Anda masih takut akan nyeri yang ditimbulkan maka coba jangan dahulu melakukan hubungan intim, komunikasikan hal ini dengan pasangan Anda. Namun bila memang Anda siap mencoba kami berikan tips-tips dibawah. 

Beberapa saran yang dapat diberikan untuk membantu mencegah nyeri  tersebut antara lain :

o Lakukan rangsangan seksual (foreplay) yang adekuat sebelum suami melakukan penetrasi penis. Hal ini sedikit banyak juga akan berpengaruh pada ketegangan vagina. Rasa takut atau kekhawatiran dapat membuat vagina menjadi kaku dan kering sehingga mudah terbentuk luka. 

o Lakukanlah hubungan intim dalam suasana yang santai dan nyaman. Kondisi rileks saat berhubungan akan membuat vagina menjadi lemas dan tidak terasa nyeri saat penetrasi. Semakin anda merasa khawatir dan tidak rileks, semakin sulit untuk mengatasi masalah anda saat ini.

o Gunakanlah lubrikasi tambahan untuk memudahkan penetrasi penis ke dalam vagina. Pilihlah pelumas yang lebih bersih dan steril untuk mencegah infeksi pada vagina Anda. Jika Anda ingin menunda kehamilan dan menggunakan kondom sebagai alat kontrasepsi maka pilihlah pelumas yang berbasis air, bukan minyak agar mencegah kerusakan kondom. Jika tidak menggunakan kondom maka yang penting adalah agar memilih pelumas yang steril dan bersih. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. (EA)

Salam, 

Tim Redaksi KlikDokter.

0 Komentar

Belum ada komentar