Sukses

Keluhan Sesak

30 Aug 2014, 12:45 WIB
Wanita, 20 tahun.
Melanjutkan pertanyaan sebelumnya dok, saya memang punya riwayat asma namun sejak sd sudah tidak timbul kembali. Saat SMA saya juga divonis maag, 7bulan yang lalu juga saya habis medical check up dan di ronsen saya divonis pneumonia tapi saya tidak hiraukan penyakit itu karna hanya baru hal yg divonis. Penyakit mana yang menimbulkan sesak saya dok ketika menarik nafas dan saat ditekan? Apakah paru-paru? Apa yg perlu dilakukan lebih lanjut?

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Keluhan sesak saat menarik nafas atau saat ditekan, bisa saja disebabkan oleh asma, pnemonia, ataupun keluhan maag Anda. Memang untuk mengetahui penyebab sesak Anda sepertinya harus dilakukan pemeriksaan fisik lagi oleh dokter. Ataupun perlu juga dilakukan pemeriksaan tambahan seperti foto rontgen lagi. Bila memang benar Anda pernah didiagnosa dengan pnemonia maka kemungkinan Anda memerlukan terapi karena pneumonia merupakan kasus penyakit paru yang berat. 

Pnemonia adalah peradangan yang mengenai parenkim (jaringan) paru, pada bagian terjauh dari bronkiolus terminalis yang mencakup bronkiolus respiratorius, dan alveoli, serta menimbulkan konsolidasi (saling menempel) jaringan paru dan gangguan pertukaran gas setempat.

Terjadinya pnemonia bergantung pada banyaknya kuman, tingkat kemudahan dan luasnya daerah paru yang terkena serta daya tahan tubuh. Adapun yang merupakan faktor predisposisi antara lain kebiasaan merokok, pasca infeksi virus, penyakit jantung kronik, diabetes mellitus, keadaan imunodefisiensi, kelainan atau kelemahan struktur organ dada serta penurunan kesadaran.  

Gejala dan Tanda

Gejala klinis yang dapat ditemukan dapat ringan, fulminan (berat), bahkan fatal. Adanya demam, batuk nonproduktif (tidak berdahak) ataupun produktif (berdahak) dengan sputum purulen (kekuningan), nyeri dada pleuritik (dipengaruhi oleh pernapasan), menggigil, rigor, serta nafas yang pendek adalah gambaran yang sering ditemukan. Selain itu dapat juga ditemukan pasien dengan keluhan nyeri kepala,  mual, muntah, diare, mialgia (nyeri otot), arthralgia (nyeri sendi) serta fatigue (kecapaian).

Tanda-tanda yang sering timbul adalah takipneu (frekuensi bernafas >20x/menit), takikardi (denyut nadi >100x/menit).

Gejala dan Tanda

Gejala klinis yang dapat ditemukan dapat ringan, fulminan (berat), bahkan fatal. Adanya demam, batuk nonproduktif (tidak berdahak) ataupun produktif (berdahak) dengan sputum purulen (kekuningan), nyeri dada pleuritik (dipengaruhi oleh pernapasan), menggigil, rigor, serta nafas yang pendek adalah gambaran yang sering ditemukan. Selain itu dapat juga ditemukan pasien dengan keluhan nyeri kepala,  mual, muntah, diare, mialgia (nyeri otot), arthralgia (nyeri sendi) serta fatigue (kecapaian).

Tanda-tanda yang sering timbul adalah takipneu (frekuensi bernafas >20x/menit), takikardi (denyut nadi >100x/menit).

Penyebab

Pnemonia disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, penyebab terseringnya adalah bakteri (S.pneumonia, H.influenza, S.aureus, P.aeruginosa, M.tuberculosis, M.kansasii, dsb), namun dapat juga disebabkan oleh jamur (P.carinii, C.neoformans, H.capsulatum, C.immitis, A.fumigatus,dsb), protozoa (toksoplasma) serta virus (CMV, herpes simpleks).

Kuman penyebab biasanya berbeda di antara satu daerah dengan daerah lainnya, juga berkaitan dengan interaksi faktor-faktor terjadinya infeksi, cara terjadinya infeksi serta perubahan keadaan pasien seperti gangguan sistem imun, adanya penyakit kronik, polusi lingkungan dan juga penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Oleh karena itu kami sarankan agar Anda melakukan konsultasi ke dokter specialis penyakit dalam.

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. (EA)

Salam, 

Tim Redaksi KlikDokter.

0 Komentar

Belum ada komentar