Sukses

Ingin Hamil Setelah Aborsi

29 Aug 2014, 18:17 WIB
Pria, 33 tahun.
Saya mau tanya Dokter....saya dapat info dari teman dekat saya, intinya apakah Wanita yang pernah melakukan Abortus/aborsi 4 tahun yang lalu kemudian menikah samapai 2 tahun menikah belim di berikan kehamilan....pertanyaannya Apakah Wanita yang pernah melakukan Aborsi itu sulit untuk hamilkembali dikemudian hari, sedangkan pemeriksaan hasilnya Normal pada wanita itu sendiri....mohon penjelasan tentang dampak Aborsi tersebut, dan apakan bisa hamil kembali setelah melakukan Aborsi tersebut.... Terimakasih.

 Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Dengan apakah Anda dahulu menggugurkan kandungan? Apakah dilakukan oleh dokter? Apakah aborsi tersebut terjadi spontan atau telah dilakukan tindakan kuretase? Kapankah Anda melakukan tindakan aborsi tersebut? Sudahkah Anda melakukan USG lagi untuk mengetahui kesehatan rahim Anda? Wanita yang ahbis aborsi tentu dapat hamil, namun ada beberapa kasus dimana terdapat scar tissue di rahim akibat aborsi dengan alat yang dapat menyebabkan sulitnya hamil. Oleh karena itu kami anjurkan coba lakukan pemeriksaan USG. 

Namun, jika Anda dan suami ingin mencoba untuk mendapatkan keturunan, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Bagaimana dengan hubungan seksual Anda dan suami? Apakah Anda dan suami telah melakukan hubungan seksual minimal 2-3 kali/minggu? Lebih baik untuk melakukan hubungan seksual sesering mungkin pada saat merencanakan ingin memiliki keturunan.

Hubungan seksual juga perlu dilakukan terutama pada saat masa subur. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur Anda, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid Anda dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi anda berlangsung teratur selama 28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda dan suami melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu.   

Disamping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan:

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)

  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas
  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.
  •  Ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas)

Berikut adalah beberapa artikel kami yang dapat Anda akses terkait persiapan kehamilan pada pasangan suami-istri:

Merencanakan Kehamilan

Sepuluh Cara Meningkatkan Kesuburan

Persiapkan Kehamilan dengan Konsumsi Asam Folat

Kami sarankan, Anda dan suami juga berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.Pemeriksaan kesuburan tidak bisa hanya dari salah satu pihak yaitu pihak istri atau suami saja.tetapi harus dilakukan pada kedua belah pihak yaitu suami dan istri. Jika memang seluruh pemeriksaan fertilitas (kesuburan) Anda dan suami tidak bermasalah maka Anda dan suami perlu tetap berusaha. Manusia dapat terus berusaha, sambil terus memanjatkan doa kepada Yang Maha Kuasa untuk pertolongan-Nya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (EA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar