Sukses

Skizofrenia

30 Aug 2014, 11:47 WIB
Wanita, 21 tahun.
Dok, saya wanita 21 thn. Saya mengidap skizofernia kurang lebih sudah 7 tahun. Puji Tuhan saya sudah membaik setelah menjalani perawatan di yayasan daerah tanggerang. Tetapi 2 tahun belakang semenjak saya punya pacar saya berhenti berobat dgn alasan tdk mau ketergantungan obat dan mau menggunakan alternatif lain. Tetapi semenjak stop perawatan ke yayasan saya amat sering merasakan halusinasi, serangan panik, ketakutan sperti di awasi org, tdk bisa bersosialiasi, selalu memukul tangan ketembok tapi stelah memukul sya menjadi puas dan terasa amat tenang, saya bingung stelah saya merasakan sakit saya merasa lebih rileks, saya merasa kesepian, padahal selalu saya ditemani pacar sya, kecurigaan terus menerus, dan mimpi buruk yang saya alami di masa lalu, mungkin trauma yg ketika tiba tibamuncul entah mengapa. Pertanyaan saya : 1. Adakah saya bisa sembuh dari sakit yang menahun ini ??? 2. Adakah solusi nya selain saya minum obat, karena obat hanya membuat saya tenang sejenak! Terimakasih untuk dokter kiranya untuk balasan pertanyaan saya.
dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah menggunakan layanan ekonsultasi klikdokter. 

Skizofrenia adalah gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antarpribadi normal. Sering kali diikuti dengan delusi (waham/keyakinan yang salah) dan halusinasi (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra).

Sebagai suatu sindrom, pendekatan skizofrenia harus dilakukan secara holistik dengan melibatkan aspek psikososial, psikodinamik, genetik, farmakologi, dan lain-lain.  

Faktor resiko penyakit ini termasuk :
1. Riwayat skizofrenia dalam keluarga
2. Perilaku premorbid yang ditandai dengan kecurigaan, eksentrik, penarikan diri, dan/atau impulsivitas.
3. Stress lingkungan
4. Status sosial ekonomi yang rendah sekurang-kurangnya sebagian adalah karena dideritanya gangguan ini 

Pengobatannya terbagi atas psikofarmaka dan psikososial. Psikofarmaka menggunakan obat-obatan anti psikotik sedangkan psikososial adalah terapi perilaku.

Skizofrenia dapat menyebabkan gangguan fungsi pekerjaan, fungsi sosial, fungsi penggunaan waktu luang dan fungsi perawatan diri.  Perubahan perubahan ini akan mengganggu individu serta membuat resah keluarga dan teman.

Penderita skizofenia yang mengancam diri dan lingkungannya sebaiknya dirawat di Rumah sakit jiwa. Untuk skizofrenia ringan dapat berobat jalan dengan mengonsumsi obat-obatan teratur dan melakukan terapi psikososial. Walaupun remisi penuh atau sembuh pada skizofrenia itu ada, kebanyakan orang mempunyai gejala sisa dengan keparahan yang bervariasi. Secara umum 25% individu sembuh sempurna, 40% mengalami kekambuhan dan 35% mengalami perburukan. Sampai saat ini belum ada metode yang dapat memprediksi siapa yang akan menjadi sembuh siapa yang tidak, namun sebaiknya faktor pencetus dapat terus dikontrol.

Kami tidak dapat mendiagnosis jenis dan tingkat keparahan skizofrenia yang Anda alami hanya berdasar cerita Anda. DIperlukan wawancara lebih mendalam dan pemeriksaan fisik. Kami menganjurkan agar Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis jiwa (Sp.KJ) untuk penanganan yang sesuai bagi kasus Anda.

Berikut kami sertakan pula beberapa artikel untuk Anda:

Kerusakan Otak Sebabkan Skizofrenia Dini

Orang Perkotaan Berisiko Terkena Penyakit Mental

Jangan Pasung Skizofrenia

Kerusakan Otak Sebabkan Skizofrenia Dini

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. (NO)

Salam,

Tim Redaksi Klik Dokter

0 Komentar

Belum ada komentar