Sukses

Mudah Lelah: Gejala Diabetes?

20 Oct 2014, 08:55 WIB
Wanita, 30 tahun.
Dear Futuready & dr. Dyah Vita, Nenek dan ibu saya mengalami penyakit diabetes yang mau saya tanyakan apakah Mudah Lelah termasuk ciri-ciri penyakit diabetes? Permasalahan mudah lelah saya atasi dengan minum minuman dingin dan manis ( ice tea , juice, etc) benarkah cara saya tersebut karena hanya dengan minuman tersebut saya dapat semangat kembali beraktivitas. mohon info dan tips nya ya.. terima kasih
dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

 

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Apakah baru kali ini saja Anda sering lelah atau sudah beberapa lama? Apakah pekerjaan Anda? Apakah Anda rutin berolahraga? Jika ya, olahraga apakah yang sering Anda geluti? Bagaimana dengan kebiasaan minum Anda? Apakah Anda juga minum dalam jumlah yang banyak dalam satu hari?

Perasaan mudah lelah dapat disebabkan oleh asupan makanan yang kurang, aktivitas berlebihan, olahraga yang kurang, kurang istirahat, kondisi infeksi, anemia, gangguan hormon, tekanan darah rendah. Perlu diketahui penyebabnya terlebih dahulu baru dapat mengetahui apa yang harus dilakukan. Kami menyarankan Anda untuk berkonsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam untuk diperiksa lebih jauh. Mungkin diperlukan pemeriksaan laboratorium seperti pemeriksaan darah lengkap. 

Anda dapat mencoba mengurangi aktivitas agar tidak berlebihan, istirahat yang cukup, makan teratur dengan menu gizi seimbang, banyak minum air putih, dan berolahraga teratur (minimal 3x per minggu). Suplemen yang dasar dapat dikonsumsi, namun asupan nutrisi yang bergizi kaya buah dan sayur akan lebih baik. 

Diabetes melitus adalah suatu kumpulan aspek gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan oleh karena adanya peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut maupun relatif. Diabetes adalah kondisi menahun yang tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikendalikan/dikontrol dengan obat anti diabetes.

Jenis diabetes:

  • Diabetes melitus tipe 1 (Insulin Dependent Diabetes Mellitus): biasanya bersifat genetik, pada umumnya dimiliki sejak kecil dan memerlukan insulin dalam pengendalian kadar gula darah
  • Diabetes melitus  tipe 2 (Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus): disebabkan kurangnya jumlah insulin yang dihasilkan tubuh dan berkurangnya sensitifitas jaringan terhadap hormon insulin (resistensis insulin). Insulin sendiri adalah hormon yang membawa glukosa dari darah masuk se dalam sel-sel tubuh dan dihasilkan oleh sel-sel beta di pankreas.
  • Diabetes gestasional
  • Diabetes insipidus.

Gejala klasik diabetes adalah polidipsi (mudah haus), polifagia (mudah lapar), poliuria (sering BAK), bisa juga disertai penurunan berat badan.

Untuk mendiagnosis diabetes, diperlukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan kadar gula darah (sewaktu dan puasa). Diabetes dapat menyebabkan berbagai komplikasi seperti hipertensi, katarak, kebutaan, gangguan jantung, gagal ginjal, dan lain lain.

Faktor pemicu dari diabetes disebutkan bahwa penyakit diabetes paling sering akibat diturunkan dari orang tua kepada anaknya. Namun, tidak semua anak dengan orang tua yang diabetes pasti 100% akan mengalami diabetes juga. 

Faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi:

  • Riwayat keluarga dengan diabetes
  • Umur: risiko diabetes melitus meningkat seiring meningkatnya usia. 
  • Riwayat melahirkan bayi dengan berat lahir bayi >4000 gram atau pernah menderita DM saat hamil (DM gestasional)
  • Riwayat lahir dengan berat badan rendah (< 2,5 kg)

Faktor risiko yang dapat dimodifikasi:

  • Overweight/berat badan lebih (Indeks massa tubuh > 23kg/m2)
  • Aktivitas fisik kurang
  • Merokok
  • Hipertensi (TD > 140/90 mmHg)
  • Dislipidemia atau kadar kolesterol abnormal (HDL <35 mg/dL, trigliserida > 250 mg/dL)
  • Diet tidak sehat: makanan tinggi gula dan rendah serat akan meningkatkan risiko DM
  • Polycystic ovary syndrome (PCOS

Faktor risiko-faktor risiko tersebut bisa diubah (dimodifikasi) dengan menerapkan pola hidup sehat, lebih banyak makan sayur dan buah, olahraga teratur minimal 3x/minggu selama 30 menit setiap sesinya, tidak merokok atau minum alkohol, menurunkan berat badan (jika berat badan berlebih), dan sebagainya.

Berikut artikel yang Kami berikan untuk menambah informasi Anda :

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (NO)

Salam, 

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar