Sukses

Alergi Obat & Sesak Nafas

20 Oct 2014, 07:44 WIB
Wanita, 24 tahun.
Saya dari kecil sudah punya alergi. Saya alergi terhadap obat yg mengandung sulfa dan dingin serta debu. Bila flu, saya biasa minum obat2 spt decolgen, paramex, dll. Tapi sekitar setahunan lalu, saya mulai sering sesak nafas. Awalnya saya kira asma saya kumat karena dulu saya punya asma tapi tidak sampai sesak nafas dan hilang setelah rutin renang. Tapi menurut seorang kenalan pijat refleksi, itu akibat lemak yang menumpuk di bagian dada. (Berat badan saya naik dari 50 ke 70). Selain itu, sejak itu juga, jika flu dan saya mengkonsumsi decolgen,dsb mata saya jadi bengkak dan kadang sesak nafas. Yg mau saya tanyakan : Apakah saya jadi alergi terhadap obat2an spt decolgen,dsb? Jika ya obat2an apa yg bisa saya konsumsi jika flu? Apakah memang bisa sesak nafas dikarenakan penumpukan lemak di dada? Apa ciri2nya? Bagaimana mengatasinya? Terima kasih dokter.

Terima kasih atas pertanyaan Anda

kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Jika setelah mengkonsumsi obat , lalu muncul keluhan mata bengkak dan sesak nafas. Kemungkinan besar bila reaksi tersebut muncul setelah mengkonsumsi obat maka disebabkan oleh reaksi alergi terhadap obat. Jadi kami sarankan untuk berhenti mengkonsumsi obat tersebut.

Jika Anda mengalami flu, Berikut tips untuk mengatasi flu selain konsumsi obat:

  • Makan makanan dan minuman yang hangat seperti sup daging dan teh dapat mengurangi gejala selesma. Panas yang ada menolong melepaskan mukus sehingga lebih mudah dikeluarkan dengan dibatukkan. Uap panas di kamar mandi juga dapat mengurangi penyumbatan pada hidung.

  • Minum dalam jumlah yang cukup mengencerkan mukus yang diproduksi lebih banyak ketika kita sakit selesma. Mukus yang lebih encer lebih mudah untuk dikeluarkan. Kurangi konsumsi kafein dan alkohol karena dapat menimbulkan efek dehidrasi.

  • Berkumur dengan air garam hangat dapat mengurangi rasa tidak nyaman pada tenggorokan. Buar campuran air garam dengan satu sendok teh garam dalam satu gelas kecil air hangat.

  • Konsumsi suplemen. Beberapa suplemen dapat mempersingkat perjalanan penyakit selesma. Tanyakan kepada dokter Anda mengenai suplemen yang mengandung zinc, vitamin C, dan echinacea.


Kami sertakan juga beberapa artikel yang dapat menambah wawasan Anda mengenai keluhan Anda:

6 Makanan Agar Pilek Cepat Sembuh

Benarkah Batuk Pilek Karena Kehujanan?

5 Terapi Alami untuk Hilangkan Pilek

Bakat Mudah Pilek

Pilek, Respon Kekebalan Tubuh Terhadap Infeksi

Mengenai sesak nafas. Perasaan yang dirasakan oleh seseorang mengenai ketidaknyamanan atau kesulitan dalam bernapas dapat disebabkan oleh banyak hal. Penyebabnya banyak sekali, karena itu dibutuhkan pemeriksaan lengkap dan langsung oleh dokter. Namun sesak napas dapat disebabkan oleh gangguan dalam sistem pernapasan (hidung, tenggorokan paru-paru) atau gangguan yang berasal dari luar paru-paru (jantung)

Tanda-tanda dari sesak napas dapat berupa :

  • Peningkatan jumlah frekuensi napas (dewasa >20x/menit; anak >30x/menit; bayi>40x/menit)
  • Kebiruan pada sekitar bibir, ujung-ujung jari
  • Adanya suara napas tambahan seperti ngorok, serak, grok-grok, mengi

Bagaimana dengan keluhan Anda dan sudah berapa lama terjadi?

Penyebab kegawatdaruratan karena sesak napas dapat berupa :

  • Asma : batuk, mengi
  • Infeksi paru (pneumonia) : batuk, panas, sesak napas
  • Alergi (pembengkakan pada tenggorok yang menyebabkan terjadinya sumbatan) : riwayat makan makanan yang menyebabkan alergi (seafood, kacang, telur, dll)
  • Sakit jantung (disertai nyeri dada)
  • Trauma dada (kecelakaan yang mengenai dada) : riwayat benturan keras di daerah dada, sesak napas, nyeri dada, ada kerusakan pada dada (patah tulang), perdarahan

Selain dari kelainan organik juga perlu diketahui apakah terdapat kondisi psikologis yang terganggu. Sesak napas juga dapat disebabkan karena gangguan psikologis seperti cemas, panik, stres, depresi dan berbagai emosi negatif lainnya. Jika memang tidak ada masalah organik maka masalah psikologis harus dipikirkan. Atau juga dapat merupakan kombinasi keduanya. 

Penanganan sesak nafas dilakukan berdasarkan penyebab dasar terjadinya sesak nafas tersebut. Oleh karena itu sebaiknya Anda tetap berkonsultasi dan kontrol dengan dokter agar dilakukan pemeriksaan langsung dan wawancara medis lebih mendalam dalam mendiagnosis kelainan yang Anda alami. 

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (DNA)

Salam,

 

Tim Redaksi KlikDokter 

0 Komentar

Belum ada komentar