Sukses

Anyang-anyangan Sehabis Berhubungan Intim

20 Oct 2014, 09:30 WIB
Wanita, 24 tahun.
Saya mau bertanya : 2hari yg lalu saya berhubungan intim dengan suami saya. Lalu setelahnya kita tidur. Sekitar 2jam kemudian saya terbangun karena ingin buang air kecil. Setelah buang air kecil, ada rasa geli perih di bagian bawah (saya tidak tahu vagina atau lubang pipisnya) lalu anyang2an. Setelah buang air kecil yang ke3 mulai keluar seperti keputuhan tapi darah. Waktu saya ambil dari lantai, seperi lendir vagina tapi tertutup darah sedikit. Darah yg keluar dlm jumlah sedikit sekali, hilang setwlah 3x pipis. Lalu besoknya saya sudah yidak anyang2an lagi hanya setelah pipis masih ada rasa geli perih tapi tidak separah kemarinnya dan tidak enak badan (info juga kemarin paginya saya juga fitness). Rasa itu berlanjut hingga hari ini. Dengan intensitas yang sudah berkurang. Tapi malam ini perut saya bagian kiri bawah nyeri seperti nyeri sedang haid. Padahal saya tidak swdang haid. Yang mau saya tanyakan : Menurut dokter, Sebenarnya saya kenapa? Jika memang harus kedokter, ke dokter apa : umum, kandungan atau internis? Atau bisakah dengan tes saja? Kalau iya, tes apa yg harus saya jalani? terima kasih dokter

 Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Rasa perih sehabis berhubungan seksual biasanya terjadi akibat perlukaan yang disebabkan oleh pergesekan yang terjadi saat penetrasi penis ke dalam vagina. Pergesekan tersebut juga dapat menimbulkan lecet sehingga akan terjadi sensasi perih dan dapat keluar darah sedikit.

Perlu dibedakan adalah darah yang keluar dari vagina pada wanita yang baru pertama kali berhubungan intim, pada kasus tersebut darah disebabkan oleh robeknya selaput dara vagina pada saat penetrasi penis ke dalam vagina.

Anyang-anyangan dan nyeri berkemih dapat disebabkan oleh adanya infeksi saluran kemih. infeksi saluran kemih bisa terjadi akibat kebersihan organ intim yang kurang. nyeri perut yang dirasakan pun juga dapat disebabkan oleh infeksi saluran kemih.

Pada dasarnya sulit sekali bagi kami untuk mendiagnosis keluhan Anda tanpa melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan urin lengkap. Anda dapat berkonsultasi ke dokter umum maupun dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk mendapatkan pemeriksaan dan tatalaksana yang optimal.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat . (AAS)

Salam

Tim Redaksi Klikdokter


 

    0 Komentar

    Belum ada komentar