Sukses

Haid Tidak Teratur & Ingin Punya Momongan

19 Oct 2014, 05:08 WIB
Wanita, 20 tahun.
Selamat malam dok. Saya ibu rumah tangga menikah udah 4 tahun . Sebelumny mens saya teratur tiap bulannya. Tapi semenjak habis minum obat lutinel untuk penjegah datang bulan bagi perempuan yang mau melaksanakan haji haid saya jadi kacau. Kadang 2 bulan gak mens pernah juga sampek 7 bulan dikira hamil ternyata di usg kosong. Saya kedokter terus di suruh diet waktu itu BB saya 75 akhirx saya di kuret karna gak hamil. Setelah di kuret mens saya tetep gak teratur. Akhirnya sekarang ini BB saya 62. Gimana ya dok agar mens saya teratur tiap bulan agar saya cepet punya momongan. Dan apakah saya masih termasuk gemuk? Terus BB berapa yang ideal ke saya?

 Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter.

 

Untuk mendapatkan keturunan, Anda sebaiknya melakukan hubungan seksual pada waktu yang tepat. Waktu yang tepat untuk berhubungan seksual agar cepat mendapatkan keturunan adalah saat terjadinya ovulasi (masa subur). Ovulasi adalah suatu peristiwa dimana sel telur keluar dari ovarium dan siap untuk dibuahi oleh sperma. Waktu terjadinya ovulasi dapat diperkirakan sekitar 2 minggu sebelum terjadinya menstruasi berikutnya jika haid istri Anda teratur. Setelah dikeluarkan, sel telur dapat bertahan hidup selama 24 jam, sementara sperma yang telah dikeluarkan dapat bertahan hidup 48-72 jam, karena itu dianjurkan Anda melakukan hubungan seksual 2 hari sebelum hingga 2 hari sesudah waktu perkiraan ovulasi. Jika haid istri Anda tidak teratur, untuk menghitung masa subur pada wanita dengan siklus haid tidak teratur harus dilihat dari 6 siklus haid. Catat jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan. Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur. Bagaimana dengan siklus haid Anda?

Rumusnya:

Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18

Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11 

Karena itu untuk memperbesar kemungkinan terjadi pembuahan, kami sarankan untuk berhubungan intim teratur, 3-4x/minggu, terutama pada saat terjadinya ovulasi. Pada sebagian besar pasangan, kehamilan dapat terjadi dalam 1 tahun pertama setelah menikah.

Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Penyebab haid tidak lancar pada Anda bisa disebabkan oleh berbagai macam penyebab. Haid yang tidak teratur biasanya terjadi akibat adanya gangguan keseimbangan hormonal. Gangguan hormon sering terjadi pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama ataupun beberapa tahun menjelang terjadinya menopause. Pada masa-masa itu merupakan variasi normal yang terjadi karena kurang baiknya koordinasi hormonal pada awal terjadinya menstruasi pertama dan menjelang terjadinya menopause, sehingga timbul gangguan keseimbangan hormon dalam tubuh.

Penyebab haid yang tidak teratur dapat terjadi pada :

  • Gangguan indung telur, misal: Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS)
  • Stress dan depresi
  • Sakit kronik
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Penurunan berat badan berlebihan
  • Olahraga berlebihan, misal atlit
  • Adanya tumor yang melepaskan estrogen
  • Adanya kelainan pada struktur rahim atau serviks yang menghambat pengeluaran darah menstruasi
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • dsb

Penanganan masalah ketidakteraturan siklus menstruasi Anda nantinya akan bergantung pada penyebabnya. Untuk mengatasi siklus haid yang tidak teratur cobalah beberapa tips dibawah:

  • Hindari Aktifitas Fisik yang Berat

Terlalu lelah adalah salah satu penyebab utama terlambatnya proses siklus haid. Hal ini karena tubuh membutuhkan sejumlah energi untuk meneruskan proses menstruasi secara teratur. Ketika jumlah energi habis karena adanya aktifitas yang berat, maka haid tidak datang tepat pada waktunya. Dan ketika siklus tidak lancar, maka sindrom pra-menstruasi datang mengancam. Untuk itu hindarilah kelelahan berlebihan.

Tubuh setiap manusia memiliki ambang lelah yang berbeda-beda, tergantung dari ketahanan stamina tubuh seseorang. Stamina dapat dilatih dengan berolahraga secara teratur Untuk memulai, cobalah jogging selama 15 menit dahulu, kemudian dilatih untuk menambah waktu minimal hingga 30 menit sehari.

  • Hindari Stres

Di atas batang otak manusia, terdapat satu struktur yang disebut hipotalamus. Hipotalamus memiliki beberapa fungsi dan yang terpenting adalah menghubungkan sistem saraf dengan kelenjar endokrin melalui kelenjar hipofisis atau pituitasi. Hipotalamus mengatur berbagai tingkatan hormon, termasuk hormon-hormon reproduksi wanita, yaitu esterogen dan progesteron.

Bila seorang wanita berada pada tekanan mental ekstrim seperti stres, maka produksi esterogen dan progesteronnya akan terganggu. Ketidakseimbangan ini dapat  menyebabkan siklus haid tidak teratur.

Sama dengan stamina, ambang stres setiap orang juga berbeda- beda tergantung dari ketahanan jiwanya. Ketahanan jiwa berhubungan dengan tubuh yang sehat. Oleh karena itu, dengan melatih tubuh berolahraga teratur, tubuh akan menjadi lebih segar dan memiliki stamina yang baik sehingga tidak mudah terserang stres.

  • Asupan Gizi

Asupan nutrisi tepat untuk kebutuhan gizi tubuh sangat diperlukan. Karena status kualitas dari asupan nutrisi dan gizi mempengaruhi kinerja kelenjar hipotalamus yang memiliki peran mengendalikan kelancaran siklus haid yang ada.

Hindari minuman bersoda, minuman keras apalagi rokok. Mulailah dengan menjaga pola makan yang berkualitas. Yang penting bukan kuantitasnya, tapi kualitas nutrisi yang ada di setiap makanan atau minuman. Mulailah mengonsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan segar, sayur, gandum dan tinggalkan junk food dan makanan berlemak.Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas,Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol.

Berat badan idela untuk BB 62 kg dan TB 155cm adalah 49-60 kg. Berdasarkan penilaian indeks masa tubuh Anda masih tergolong over weight. Sebaiknya memang Anda menurunkan berat badan Anda tetapi dengan cara yang benar dan jangan terburu-buru sehingga terjadi penurunan drastis secara cepat karena hal tersebut malah dapat menyebabkan gangguan hormonal.

Anda dapat melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk melakukan pemeriksaan kesuburan. Jika Anda telah melakukan berbagai tindakan seperti di atas dan hasil pemeriksaan yang didapatkan dalam keadaan normal, namun tetap belum mendapatkan keturunan, bersabarlah dan tetap berusaha dan berdoa pada Nya. 

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (AAS)
Salam,


Tim Redaksi KlikDokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar