Sukses

Nyeri Dada Karena Asam Lambung Meningkat

19 Oct 2014, 05:31 WIB
Wanita, 30 tahun.
Dok saya sdh berbln2 merasakan tdk nyaman di perut,kdg nyeri dada dan tidak enak badan,bahkan mulut terasa getir,dan produksi air liur meningkat..beberapa kali saya ke dokter menyatakan asam lambung meningkat tp dikasi obat tidak kunjung ada perubahan..mlh semakin tdk nyaman..rasanya timbul tenggelam tp lebih sering munculnya..skrg mlh sering pusing mual dan panas di perut sampai dada dan berat bdn menurun..perlukah endoskopi dok atau ada solusi untuk saya dok..terimakasih

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Merujuk dari keluhan yang Anda rasakan, kemungkinan Anda mengalami GERD. Peningkatan asam lambung memang dapat juga menimbulkan gejala nyeri dada atau perasaan sesak dan sensasi nyeri dada, hal ini biasanya disebabkan oleh GERD atau Gastro esophageal reflux disease (refluks asam lambung ke kerongkongan). Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya. 

Secara umum terdapat beberapa perubahan pola hidup yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi keluhan pada GERD, yaitu:

  • Obesitas dan kelebihan berat badan meningkatkan GERD. Penurunan berat badan dapat mengurangi gejala GERD
  • Berhenti merokok
  • Pasien yang dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil namun lebih sering. Makanan terakhir hari harus diambil minimal 4 jam sebelum tidur. Berbaring segera setelah makan dapat memperburuk gejala GERD.
  • Hindari makanan dan minuman yang memicu asam lambung seperti alkohol, kopi, cokelat, tomat, makanan berlemak atau pedas. Hindari juga kebiasaan makan dalam jumlah banyak sek
  • Hindari pakaian ketat terutama di sekitar perut.
  • Hindari kebiasaan langsung tidur setelah makan. Makanlah 2 jam sebelum tidur
  • Meninggikan ujung kepala saat tidur sekitar 20 cm dengan menempatkan irisan atau blok di bawah bantal akan membantu untuk mengurangi gejala GERD.
  • Hindari penggunaan obat-obat yang dapat meningkatkan risiko GERD, seperti obat anti nyeri (NSAID)

Namun, tentu ini bukanlah diagnosis pasti, hanyalah sebuah kemungkinan, karena diagnosis pasti hanya dapat ditegakkan oleh seorang dokter yang melakukan wawancara medis secara lengkap, pemeriksaan langsung dan pemeriksaan penunjang.

Penyakit Refluks Gastroesofageal yang terjadi akibat naiknya cairan lambung ke kerongkongan. Hal ini disebabkan klep antara lambung dan kerongkongan tidak berfungsi dengan baik. Kondisi stres atau cemas dapat menyebabkan kenaikan produksi asam lambung dimana hal ini tentu saja dapat menambah keluhan dari maag atau GERD yang dirasa.

Bila benar Anda terkena GERD maka selain pengobatan oleh dokter maka Anda juga harus melakukan perubahan pola hidup seperti jangan sampai telat makan/usahakan makan teratur, makan sedikit-sedikit tetapi sering, hindari konsumsi makanan pedas, asam, alkohol, rokok, kafein dan hindari stress. Hindarilah makanan-makanan yang dapat merangsang meningkatnya asam lambung.

Berikut kami lampirkan berbagai artikel terkait GERD:

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. (DK)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar