Sukses

Penyebab Bercak Putih Kulit

16 Oct 2014, 13:24 WIB
Wanita, 22 tahun.
pagi dok sy febri mw tny tntng maslh kulit yg sy alami. kulit sy tmbul bercak"putih seperti panu, sy sudah kash obt u/ pnykt pnu tapi jg gak sembuh setelh sy pernah perksa ke dokter kulit dRS ktny bukan panu. dan sy dksh salep noroid, Ryzo 10mg tab, Asthin force 4 mg. tapi hasilny jg nihil bercak pthny gk hilang dan gatalnya sering kambuh. yg mw sy tny kan sebenarny sy sakit apa dan obat apa yg cocok u/ sy. terima kasih dok.
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Bercak keputihan yang Anda sebutkan di dalam dunia medis disebut dengan bercak hipopigmentasi. Untuk kelainan kulit sebenarnya diperlukan pemeriksaan fisik seacra langsung, melalui foto pun dapat terlihat berbeda dengan pemeriksaan langsung. Namun izinkan kami menjelaskan tentang berbagai keadaan yang dapat menyebabkan bercak keputihan. Hipopigmentasi adalah hilangnya / berkurangnya warna kulit. Hal ini disebabkan berkurangnya sel melanosit di kulit akibat dari berkurangnya asam amino tirosin yang digunakan melanosit untuk membuat melanin atau sel pigmentasi (pewarna kulit). Hipopigmentasi yang disertai dengan sisik-sisik halus mengelupad dapat disebabkan oleh beberapa hal, yaitu :

  • hipopigmentasi pasca peradangan/luka di kulit

  • pitiriasis versikolor atau dikenal dengan panu

  • pitiriasis alba

  • lepra

  • vitiligo

Untuk menghilangkan bercak tersebut harus dicari apa penyebabnya. Bila penyebabnya adalah pitiriasis versikolor maka dapat diberikan obat jamur yang sesuai. Terapi disesuaikan dengan penyebabnya. Pada hipopigmentasi paska peradangan, sel melanosit kulit di daerah tersebut sudah rusak sehingga terjadilah hipopigmentasi, hal ini sulit dihilangkan kecuali dengan operasi / laser. Pitiriasis alba biasanya terjadi pada kulit atopi (berbakat alergi) dan seringkali disebabkan karena paparan sinar matahari. Sedangkan pada lepra biasanya disertai dengan rasa baal pada daerah dengan bercak putih tersebut.

Sedangkan vitiligo yang adalah gangguan pigmentasi dimana melanosit (sel yang membentuk pigmen) di area kulit hancur/ rusak. Sebagai hasilnya, terdapatlah bercak putih yang muncul pada kulit di berbagai bagian tubuh.

Penyebab dari vitiligo masih belum diketahui. Beberapa teori mengemukakan mengenai keterkaitan gen yang menyebabkan depigmentasi atau genetik yang diturunkan. Vitiligo diperkirakan merupakan penyakit autoimun atau gangguan kekebalan tubuh seseorang. Dilaporkan bahwa sengatan sinar matahari atau stres dan emosi dapat memicu terjadinya vitiligo.

Tujuan utama terapi vitiligo adalah memperbaiki penampilan. Umumnya pengobatan merupakan pengobatan jangka panjang dan harus rutin. Jenis terapi akan tergantung dari banyaknya bercak putih di tubuh, lokasi, ukuran, dan seberapa luas penyebarannya. Masing-masing individu berespon berbeda terhadap terapi yang dilakukan. Jenis terapi untuk vitiligo adalah medikal (obat), operasi, dan terapi tambahan.

Jenis terapi medikamentosa adalah terapi topikal (dioleskan) diantaranya adalah steroid topikal dan psoralen (fotokemoterapi). Selain itu, sebaiknya selalu memakai tabir surya untuk melindungi kulit tersebut. Vitiligo merupakan penyakit yang melibatkan multidisiplin ilmu. Dokter yang dapat menangani vitiligo diawali dari spesialis kulit dan kelamin. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan memberikan pengobatan sesuai kebutuhan Anda.

Karena banyaknya kemungkinan penyebab terjadinya hipopigmentasi pada diri Anda, kami sarankan Anda berkonsultasi ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk dilakukan pemeriksaan secara langsung agar dapat diketahui penyebabnya. Dengan demikian, dokter dapat memberikan pengobatan sesuai penyebabnya. Penyakit kulit akan lebih mudah didiagnosis apabila dilihat secara langsung karena perlu diketahui lokasi tepatnya, ukuran dan lainnya. Penggunaan salep secara sembarangan tanpa mengetahui penyebabnya tidak akan memberikan hasil yang efektif dan malah dapat menyebabkan perburukan. 

Kami lampirkan sebuah artikel terkait penyakit kulit untuk Anda baca:

Vitiligo

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat. (AN)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar