Sukses

Obat TBC Sebabkan Gangguan Haid?

20 Oct 2014, 03:11 WIB
Wanita, 19 tahun.
dok saya mau tanya. saya pertama kali mendapat haid dari umur 14tahun. haid saya dari dulu sampai sekarang lancar tiap bulan, tapi sekarang saya sedang menderita TB dan baru menjalankan 3 bulan dan selama 3 bulan ini saya belum mendapatkan haid. saya juga mengalami tidak ada pembesaran pada payudara saya, dari umur 14tahun sampai sekarang payudara saya masih sama besarnya hanya sebesar biji kelereng.sedangkan pada ketiak,pubis,lengan,kaki dsb tumbuh dengan normal. yang ingin saya tanyakan adakah hubungan mengkonsumsi obat TB dengan belum datang x haid saya? serta mengapa payudara saya tidak bisa membesar? mohon solusinya.terimakasih
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Ibu/Saudari yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Keluhan Anda adalah tidak haid selama 3 bulan setelah pengobatan TBC. Sebelumnya haid lancar. Memang pengobatan TBC dapat menyebabkan tidak haid (amenore) pada beberapa individu. Obat Rifampicin dapat meningkatkan pemecahan hormon estrogen dan mengganggu lonjakan hormon LH yang mengatur ovulasi dan memicu haid sehingga dapat menyebabkan siklus haid terhenti.

Untuk itu, kami sarankan Anda mendiskusikan hal ini pada dokter Anda. Jika memang haid Anda terhenti karena efek samping obat maka setelah nantinya pengobatan berhenti maka biasanya siklus haid Anda akan kembali normal. Namun, perlu dilakukan pemeriksaan kebidanan terlebih dahulu untuk memastikan bahwa keluhan ini tidak disebabkan hal lain.

Payudara terdiri atas jaringan lemak dan kelenjar yang akan memproduksi air susu di kala hamil nanti. Rasio antara jaringan lemak dan kelenjar bervariasi di antara masing-masing individu. Jadi proporsi payudara Anda juga disesuaikan dengan bentuk tubuh Anda.

Karena payudara seperti yang kami sebutkan diatas terdiri atas jaringan lemak dan kelenjar, jadi apabila lemak yang tertumpuk di payudara hanya sedikit, wajar saja bila payudara berukuran tidak terlalu besar. 

Penyebab lain adalah tingginya kadar hormon testosteron. Testosteron sebenarnya memang secara normal terdapat dalam tubuh wanita. Pada beberapa wanita dapat menyebabkan pertumbuhan rambut tubuh berlebihan dan mempengaruhi ukuran payudara. Namun hal ini harus diperiksa melalui pemeriksaan level testosteron dalam darah.

Hal ini perlu dikonfirmasi oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Berikut kami sertakan beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

Serba-Serbi Implan Payudara

Pemeriksaan Payudara Sendiri (SaDaRi)

Demikian informasi yang kami dapat sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

Terima Kasih

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar