Sukses

Kuret, Hamil Anggur dan Kehamilan

20 Oct 2014, 02:25 WIB
Wanita, 21 tahun.
Selamat pagi dok, saya mau tanya saya kan habis keguguran trus saya bulan 11 d curet tpi setelah itu s?mpai sekarang sya belum hamil itu knp ya dok cz teteanggA sya 3blan hbis curet sdh hamil.??,,trus sya mAu tanya lgy apkh hamil anggur itu tidakbahaya dan apa bisa hamil lgy?? Trimakasih dok jwabaNnya

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kuret bertujuan untuk mengambil dan membersihkan sisa perdarahan atau jaringan yang masih ada dan menempel. Jika lewat pemeriksaan sudah tidak ada sisa jaringan atau perdarahan di dalam rahim maka tidak diperlukan kuret.

Umumnya setelah satu minggu dari kuretase darah sudah tidak ada lagi. Jika tidak terjadi komplikasi, umumnya kesuburan akan kembali normal.Jika sudah mendapat haid lagi berarti fungsi organ reproduksi sudah kembali normal dan sudah boleh hamil lagi. Jika seorang dikuret, seorang perempuan akan mulai berovulasi 2 - 3 minggu setelah tindakan kuretase, sehingga sebetulnya dapat segera hamil. Namun, dianjurkan agar ibu menunda kehamilan berikutnya selama kurang lebih 3 bulan, hingga organ reproduksi ibu kembali ke bentuk semula dan ibu telah siap secara fisik dan emosi untuk hamil lagi.

Untuk mendapatkan keturunan, Anda sebaiknya melakukan hubungan seksual pada waktu yang tepat. Waktu yang tepat untuk berhubungan seksual agar cepat mendapatkan keturunan adalah saat terjadinya ovulasi (masa subur). Ovulasi adalah suatu peristiwa dimana sel telur keluar dari ovarium dan siap untuk dibuahi oleh sperma. Waktu terjadinya ovulasi dapat diperkirakan sekitar 2 minggu sebelum terjadinya menstruasi berikutnya jika haid istri Anda teratur. Setelah dikeluarkan, sel telur dapat bertahan hidup selama 24 jam, sementara sperma yang telah dikeluarkan dapat bertahan hidup 48-72 jam, karena itu dianjurkan Anda melakukan hubungan seksual 2 hari sebelum hingga 2 hari sesudah waktu perkiraan ovulasi. Jika haid istri Anda tidak teratur, untuk menghitung masa subur pada wanita dengan siklus haid tidak teratur harus dilihat dari 6 siklus haid. Catat jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan. Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.

Perlu juga diperhatikan:

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil.
  • Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami).
  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas, Menurut The Center for Disease Control(CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.
  • Ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas).

Anda dapat melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Jika Anda telah melakukan berbagai tindakan seperti di atas dan hasil yang didapatkan dalam keadaan normal, namun tetap belum mendapatkan keturunan, bersabarlah dan tetap berusaha dan berdoa pada Nya. Semoga Anda dan Suami dapat segera dianugerahi buah hati. 

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Rumusnya:

Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18

Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11 

 

Karena itu untuk memperbesar kemungkinan terjadi pembuahan, kami sarankan untuk berhubungan intim teratur, 3-4x/minggu, terutama pada saat terjadinya ovulasi. Pada sebagian besar pasangan, kehamilan dapat terjadi dalam 1 tahun pertama setelah menikah.

Sedangkan berikut adalah beberapa fakta mengenai hamil anggur yang perlu Anda ketahui :

  1. Mola hidatidosa (hamil anggur) adalah kelainan di dalam kehamilan di mana jaringan plasenta (ari-ari) berkembang dan membelah terus menerus dalam jumlah yang berlebihan. Mola dapat mengandung janin (mola parsial) atau tidak terdapat janin di dalamnya (mola komplit).
  2. Penyebab dari kehamilan anggur masih belum pasti, namun beberapa pendapat mengutarakan adanya hubungan gangguan genetik yang terjadi pada saat proses fertilisasi (pembuahan) sehingga mengakibatkan kelainan pertumbuhan jaringan plasenta di dalam uterus. 
  3. Berhubungan intim pasca keguguran dan kuret boleh saja asalkan sudah tidak ada lagi sisa darah yang keluar dari rahim. Umumnya setelah 1-2 minggu dari keguguran darah sudah tidak ada lagi.
  4. Kehamilan berikutnya setelah kehamilan anggur harus ditunda selama 1 tahun, karena itu Anda harus mengggunakan alat kontrasepsi.

Penting untuk diketahui bahwa pasien dengan mola harus kontrol setiap bulan ke dokter kebidanan dan kandungan untuk pemantauan hormon beta-hCG pasca kuret karena beberapa kejadian (sebagian kecil) kehamilan anggur dapat berlanjut menjadi penyakit yang lebih serius seperti keganasan (kanker). 

Anda dapat mencari informasi lebih lanjut mengenai kehamilan anggur pada artikel ini: Mola Hidatidosa.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga dapat bermanfaat. (DNE)

Salam,
Tim Redaksi Klik Dokter

0 Komentar

Belum ada komentar