Sukses

Melahirkan Normal Dengan Riwayat Operasi Caesar

16 Nov 2014, 09:14 WIB
Wanita, 22 tahun.

salam.. dok saya wanita umur 22 thn, waktu lahiran anak pertama saya oprasi caesar,. kira kira apabila saya ingin lahiran normal berapa jarak umurnya?

Terima kasih telah menghubungi layanan e-konsultasi KlikDokter.

Melahirkan normal setelah riwayat caesar secara medis dinamakan sebagai VBAC (Vaginal Birth After C-Section). Jarak persalinan normal dengan persalinan caesar sebelumnya idealnya 18-24 bulan. Ada pula yang mengatakan setelah 18 atau 24 bulan baru hamil lagi untuk lebih amannya. Akan tetapi semua tergantung bagaimana riwayat operasi caesar sebelumnya. Persentase berhasilnya 60-80%. Dan resiko utamanya adalah pecahnya rahim, yaitu bekas caesar terbuka kembali setelah persalinan. Sehingga diperlukan pemeriksaan kesehatan yang mendukung sebelum dilakukan  VBAC.

Syarat untuk melakukan VBAC adalah : 

  • Baru mengalami satu kali operasi caesar dan tidak ada riwayat perlukaan rahim lainnya seperti operasi mioma uteri atau tumor jinak otot rahim, dan riwayat ruptura uteri
  • Caesar pertama bukan karena indikasi yang akan menetap/berulang, seperti panggul sempit dan riwayat operasi pengangkatan mioma uteri. Misalnya jika riwayat caesar sebelumnya karena posisi anak sungsang, gawat janin atau plasenta previa (ari-ari di bawah) dan hal ini tidak berulang, maka kelahiran normal bisa dilakukan.
  • Jenis jahitan pada operasi caesar sebelumnya bukan model klasik atau longitudinal incision atau jahitan vertikal, tapi insisi transversa rendah (low transverse incision)
  • Panggul tidak sempit
  • Tebal rahim berada dalam batas aman –memiliki 0% risiko terjadinya ruptur uteri-, yaitu 4,5 mm. 
  • Tidak terjadi komplikasi pada kehamilan.  Persalinan normal setelah operasi caesar tidak disarankan untuk ibu hamil yang memiliki komplikasi kehamilan seperti diabetes atau tekanan darah tinggi
  • Persalinan timbul terjadi dengan spontan, yaitu kontraksi dan pembukaan serviks terjadi secara spontan.

Konsultasikan kembali ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (DNE)

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar