Sukses

Tidak Haid 4 Bulan

23 Aug 2014, 20:28 WIB
Wanita, 21 tahun.
Met mlm dok, z mau tanya ne? Z sdh tlat 4 bln ga haid, z sdh priksa ke klinik dan bidan hasilx ngtf.. Knpa bsa bgt ya dok.? Minta solusinya.....
dr. Adithia Kwee

Dijawab Oleh:

dr. Adithia Kwee

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Tidak mengalami haid dalam dunia kedokteran dikenal sebagai amenorea. Amenorea sekunder adalah tidak terjadinya menstruasi selama 3 siklus (pada kasus oligomenorea atau jumlah darah menstruasi sedikit), atau 6 siklus setelah sebelumnya mendapatkan siklus menstruasi biasa.

Faktor-faktor risiko terjadinya amenore sekunder antara lain:

  • Aktivitas fisik yang terlalu berat (ekstrem)
  • Terlalu kurus (lemak tubuh kurang dari 15 – 17%). Keadaan ini mempengaruhi proses pembentukan hormon. Jika seorang perempuan mengalami kelainan makan, seperti anoreksia atau bulimia, perubahan hormonal yang disebabkan dapat berujung pada berhentinya menstruasi.
  • Obesitas. Adanya jaringan lemak yang berlebih pada seorang yang mengalami obesitas juga mempengaruhi proses ovulasi (pengeluaran sel telur dari indung telur).
  • Stress psikis. Stress dapat mempengaruhi fungsi hipotalamus sehingga menstruasi berhenti. Karena itu jika stress berkurang, menstruasi muncul kembali.
  • Penggunaan obat-obatan tertentu seperti antidepresan, antipsikotik, obat kemoterapi, dan kortikosteroid oral.

Mengingat umur Anda baru pada dekade ke dua, kemungkinan ada gangguan atau abnormalitas kadar hormon reproduksi Anda. Amenore sekunder memang dapat menjadi penyebab ketidaksuburan pada wanita, untuk itu, semakin cepat ditemukan penyebabnya maka dapat segera mendapatkan penanganan yang optimal. 

Tetap lanjutkan pengobatan yang diberikan oleh dokter Anda, obat tersebut diberikan untuk mengatasi masalah gangguan mesntruasi. Mengenai benjolan di kemaluan, sejak kapan benjolan tersebut muncul dan dimana letak pastinya? Kami membutuhkan informasi mengenai ukuran, letak, jumlah, konsistensi, batas, warna kulit, ada nyeri tekan/tidak, dan sebagainya. Informasi tersebut paling baik didapatkan melalui pemeriksaan fisik secara langsung. Kami sarankan agar Anda mengunjungi dokter spesialis kandungan dan kebidanan untuk dievaluasi penyebab keadaan ini. 

Kami lampirkan sebuah artikel untuk menambah wawasan Anda:

Demikian informasi yang kami dapat disampaikan. Semoga bermanfaat. (AK)

Salam, 


Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar