Sukses

Penyebab Nyeri Dada

20 Aug 2014, 21:24 WIB
Wanita, 20 tahun.
Selamat siang dok. Sudah 3 bulan ini saya mengalami nyeri dada sebelah kiri yang disertai dengan sesak nafas. Rasa nyeri nya seperti tertimpa benda dan rasanya sampai nimbus ke tulang belakang. Awalnya saat saya sedang kuliah dan saat itu kondisi fisik saya sedang lelah dan saat itu stress karena ada ujian. Saat itu setiap saya lelah dan ada beban pikiran nyeri dada saya kambuh, biasanya rasa sakit nya sekitar 5-10 menit dan hilang jika istirahat dan menenangkan pikiran.. Sudah 3 hari ini sakit itu kambuh lagi, namun rasa sakit nya membuat tngan sebelah kiri saya seperti kesemutan, dan rasa sesak nya seperti ngumpul dileher, saya merasa seperti kecekik. Dalam satu hari bisa beberapa kali dok kambuh seperti itu. Padahal saya sedang liburan dan tidak ada aktifitas yang berat. Kenpa ya dok? Saya takut jika nyeri saya karena ada sesuatu dgn jantung saya. Terima kasih dok.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Keluhan seperti yang Anda sebutkan dapat disebabkan oleh berbagai sebab, diantaranya disebabkan karena gangguan jantung, gangguan otot atau tulang, paru-paru, saluran pencernaan atau psikologis.

Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada  kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina. 

Gejala nyeri angina umumnya dipicu oleh latihan (olahraga, aktivitas fisik, aktivitas seksual), emosi (stres, marah, ketakutan, frustrasi), dan menghilang dengan istirahat atau kombinasi dari istirahat dan nitrogliserin sublingual. 

Nyeri karena masalah otot dan tulang biasanya muncul bila bagian tersebut ditekan, atau muncul dengan perubahan posisi. Nyeri seperti ini membaik dengan antinyeri seperti paracetamol atau obat antiinflamasi lain.

Nyeri karena masalah paru-paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak.

Peningkatan asam lambung memang dapat juga menimbulkan gejala nyeri dada atau perasaan sesak dan sensasi nyeri dada, hal ini biasanya disebabkan oleh GERD atau Gastro-esophageal reflux disease (refluks asam lambung ke kerongkongan). Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya. Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya.

Nyeri dada bisa juga disebabkan oleh masalah psikologis, tetapi ini baru dipikirkan bila masalah-masalah lain sudah bisa disingkirkan.

Gejala penyakit jantung dapat dicurigai apabila Anda memiliki beberapa faktor risiko terkait, seperti 

  • Merokok, berapapun jumlahnya
  • Kadar kolesterol total dan kolesterol LDL yang tinggi
  • Hipertensi
  • Kadar kolesterol HDL yang rendah
  • Diabetes Mellitus
  • Usia lanjut
  • Obesitas (IMT > 25 mg/m2)
  • Kebiasaan kurang bergerak/aktivitas fisik
  • Riwayat keluarga menderita PJK pada usia muda ( < 55 tahun untuk pria dan < 65 tahun untuk wanita) 

Kami lampirkan beberapa artikel untuk Anda baca:

GERD atau Sakit Jantung? (30 Oktober 2013)

Selain gejala, tentunya dibutuhkan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang terkait, seperti pemeriksaan rekam jantung (EKG), pemeriksaan rontgen dada, dan pemantauan. Coba konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut, sehingga dapat dideteksi penyakit jika ada pada tahap awal.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (AAS)

Salam,                                       

Tim Redaksi Klikdokter


 

 

0 Komentar

Belum ada komentar