Sukses

Gangguan Skizoafektif & Bipolar

19 Oct 2014, 23:00 WIB
Wanita, 22 tahun.
Dok.bisa tolong jelaskan apa itu schizoaffective disorder depresif type dan afektif bipolar? trmksh

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

1. Skizoafektif

Gangguan skizoafektif adalah kelainan mental yang rancu yang ditandai dengan adanya gejala kombinasi antara gejala skizofrenia dan gejala gangguan afektif.  Gangguan skizoafektif terbagi dua yaitu, tipe manik dan tipe depresif. 

Pada gangguan Skizoafektif gejala klinis berupa gangguan episodik gejala gangguan mood maupun gejala skizofreniknya menonjol dalam episode penyakit yang sama, baik secara simultan atau secara bergantian dalam beberapa hari. Bila gejala skizofrenik dan manik menonjol pada episode penyakit yang sama, gangguan disebut gangguan skizoafektif tipe manik. Dan pada gangguan skizoafektif tipe depresif, gejala depresif yang menonjol.

Gejala yang khas pada pasien skizofrenik berupa waham, halusinasi, perubahan dalam berpikir, perubahan dalam persepsi disertai dengan gejala gangguan suasana perasaan baik itu manik maupun depresif.

Skizoafektif Tipe Depresif

Pada episode yang sama terdapat gejala-gejala skizofrenia maupun depresif yang sama-sama menonjol. Gejala depresi disini ditandai dengan adanya perilaku yang retardasi, insomnia, hilangnya enersi, perubahan nafsu makan, kurang minat, gangguan konsentrasi, perasaan bersalah,keputusasaan, dan ide-ide bunuh diri. Secara bersamaan dalam satu epsode terdapat gejala-gejala skizofrenia yg khas antara lain :

  • Merasa pikirannya sedang disiarkan, atau diganggu, ada kekuatan2 yang mengendalikan pikirannya. Pasien yakin sedang di mata-matai, sedang diincar .
  • Mendengar suara2 yang menghina, mengutuk dirinya, atau akan membunuhnya. Bahkan seperti ada yang mendiskusikan dirinya.
Untuk mendiagnosisnya dibutuhkan wawancara psikiatri yang terarah.

2.  Bipolar

Gangguan Bipolar yaitu perubahan mood yang berganti ganti dari perasaan sangat bahagia berubah menjadi depresi. Untuk memastikannya diperlukan wawancara lebih lanjut untuk memastikan diagnosis bipolar. Kelainan ini biasanya memang ditemukan pada akhir masa remaja atau awal masa dewasa. Hingga saat ini belum ditemukan obat yang mampu menyembuhkan kelainan bipolar, namun kelainan ini dapat dikontrol dengan pemberian terapi non-farmakologi (tanpa obat) dikombinasi dengan pemberian terapi farmakologi (dengan obat-obatan) secara terus menerus. Terapi non-farmakologi yang dapat dilakukan antara lain dengan Psikoterapi dan dengan melakukan berbagai usaha-usaha untuk mengurangi stres, seperti dengan relaksasi, yoga, berolah raga, dll. Sementara obat-obatan yang dapat digunakan untuk mengontrol kelainan ini adalah obat-obatan mood stabilizer. 

Gejala Gangguan Bipolar:

  1. Mengalami depresi, terlihat kehilangan minat, murung, cepat lelah dan menarik diri dari lingkungannya selama beberapa minggu sampai bulan. Fungsi sosialnya terganggu secara jelas

  1. Mengalami manik, yaitu peningkatan mood, berbicara cepat dan kadang-kadang loncat dari satu id eke ide lain dengan cepat, secara sadar senang menghamburkan uang walaupun tidak memiliki banyak uang, perilaku ingin menyenangkan semua orang terlihat.

 

  1. Dua hal di atas harus terjadi secara bergantian, dalam kurun waktu minggu atau bulan. Dan mengganggu fungsi sosial penderita dengan jelas, misalnya pekerjaannya terbengkalai.

Faktor penyebabnya adalah:

  • Genetik
  • Terganggunya keseimbangan cairan kimia utama di dalam otak yaitu Norepinephrin, dopamine, dan serotonin
  • Faktor eksternal lingkungan seperti stress, obat anti depresan, penyalahgunaan zat narkotika, kurang tidur. 
  • Faktor psikologis

Demikian informasi yang dapat Kami berikan. Semoga bermanfaat. (AAS)

Salam,

 

Tim Redaksi Klikdokter


 

0 Komentar

Belum ada komentar