Sukses

Apakah Ini Gejala HIV?

20 Oct 2014, 07:03 WIB
Pria, 14 tahun.
Dok, saya kemarin tggl 10 ke mall, lalu ke WC, lalu saya kencing dan menyentuh jamban WC laki laki dan tangan saya menyentuh dalam jambannya sehingga ada tangan saya basah. Lalu saya cuci tangan tp tidak pakai sabun karena sabun di WCnya habis. Saya kira kira makan beberapa menit sekitar 5 menitan setelah itu tapi makanannya tidak langsung mennyentuh tangan karena pakai alat makan. Pulangnya sekitar 1 jam kemudian sabun tangan saya habis lalu saya cuci tangan pakai sabun cuci piring. Lalu saya onani. Tanggal 16 saya diare ringan. Sehari paling hanya 4 kali BAB, lalu lusanya tanggal 18 saya sembuh. Tapi pada tanggal 17 sampai sekarang tanggal 19'saya jadi flu pilek. Ini baru sembuh setelah jam 4 sore. Oh ya saya juga sakit kepala n pegal otot sedikit dari tanggal 16, saya tidak tau itu gejala dari kurang tidur atau HIV soalnya sudah seminggu ini saya tidur kurang dari 6 jam. Saya ingin tanya saya kena HIV tidak ya saya ini? Saya lihat gejala kena HIV itu sakit kepala, pegal otot, diare, dan flu. Tolong saya dok saya sangat khawatir....

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter. 

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. HIV (Human Imunodeficiency Virus) merupakan suatu infeksi virus yang dapat melemahkan sistem pertahanan tubuh dengan mengahancurkan sel darah putih khusus untuk pertahanan tubuh. AIDS merupkan penyakit akibat virus HIV. HIV umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara membran mukosa atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, dan ASI. Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim, transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut. Gejala awal umumnya tidak spesifik berupa demam, sakit kepala, penurunan berat badan, gejala mirip sakit flu. Gejala HIV biasanya muncul dalam kurun waktu yang cukup lama pasca terpapar virus HIV. Pada tahap lanjut akan terjadi infeksi pada berbagai organ seperti otak, paru dan organ lain. Untuk mengetahui apakah seseorang menderita HIV diperlukan adanya data wawancara medis secara lengkap, pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksan darah. HIV dapat terdeteksi dengan tes darah dengan cara mendeteksi adanya antibodi HIV di dalam sample darahnya. Tes darah yang dilakukan adalah Tes ELISA dan Western Bolt.

Pada dasarnya Virus ini umumnya ditemukan dalam cairan-cairan tubuh seperti darah, air mani, cairan ejakulat, atau cairan vagina orang yang terinfeksi dan akan ditransmisikan pada beberapa keadaan berikut:

  • saat melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang terinfeksi HIV (anal, vaginal, atau oral)
  • berbagi jarum suntik dengan seseorang yang terinfeksi HIV
  • terpajan HIV sejak dalam kandungan, saat proses kelahiran, atau saat menyusui
  • terpajan cairan tubuh lain (terutama darah) dari seseorang yang terinfeksi HIV, seperti melalui transfusi, melalui luka baik luka yang terlihat maupun tidak terlihat kasat mata

Pengobatan HIV sekarang ada berbagai macam, yaitu menggunakan obat ARV (anti retro viral), dimana obat tersebut dapat didapatkan jika Anda kosultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam. Dengan obat itu, diharapkan terjadi supresi dari virus sehingga tidak dapat melemahkan sistem imun tubuh. Infeksi ini berat jika sel darah putih itu turun sehingga tubuh dapat terinfeksi oleh berbagai virus dan bakteri. Untuk sembuh masih diperdebatkan dan sepertinya sulit. Yang dapat dilakukan adalah supresi dari replikasi virus. 

Kami lampirkan beberapa artikel untuk Anda baca terkait HIV: 

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat (DK)

Salam 

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar