Sukses

Bau Badan

20 Aug 2014, 12:42 WIB
Pria, 21 tahun.
apakah ada korelasi atau hubungan antara halitosiskronis dengan bau badan,dan pertanyaan kedua saya kpd bpk/buk dokter,apakah daki dapat menyebabkan bau badan,karena saya mengalami bau badan yang parah,padahal saya mandi 3 kali sehari dengan sabun anti bakteri,pake deodoran anti perspirat,pake body lotion,parfum dan malahan saya sudah mandi kembang kaya cewek,namun bau badan saya tidak kunjung hilang ,setiap saya konsultasi dengan dokter dan orang2 yang mengerti masalah kesehatan mereka hanya mengomentari tentang higinitas saya atau kebersihan saya,malahan saya sudah sering mandi dan juga membeli berbagai produk kesehatan untuk menghilangkan bau yang sangat mengganggu saya dalam kehidupan sosial saya,padahal karir saya masih panjang dalam dunia bisnis yang harus setiap sebentar bertemu dengan para klien,namun mereka seolah jijik dengan saya dan menutup hidung ,anehnya saya tidak bisa mencium bau badan saya,pertama nya saya anggap mungkin karna mereka bersin atau flu,namun ternyata seluruh klien hingga pacar saya mengeluh masalah bau badan saya yang amis ,apakah saya menderita penyakit TMAU atau fish odor syndrome,padahal keluarga saya tidak ada satupun yang menderita gangguan aneh ini,apakah ada yang bisa saya lakukan untuk menyelesaikan masalah ini ,mohon penjelasannya....
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

  Terima kasih atas pertanyaan Anda,

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Bau badan sebenarnya timbul karena bertambahnya jumlah bakteri di permukaan kulit yang mengubah hasil pembuangan tubuh lewat keringat dan minyak menjadi bau tertentu. Dengan bertambahnya keringat maka jumlah bakteri yang menyebabkan bau badan juga bertambah. Bau badan seseorang dipengaruhi oleh berbagai faktor di antaranya adalah diet, jenis kelamin, kesehatan, genetik, ras, stres lingkungan dan obat-obatan. Bau badan sendiri dapat berasal dari seluruh tubuh atau dari beberapa bagian spesifik tubuh seperti kaki atau ketiak.

Untuk mengatasi bau badan, Anda dapat mencoba beberapa tips berikut:

  1. Mandi yang teratur setiap hari dengan menggunakan sabun antiseptik.
  2. Jika makanan mempengaruhi bau badan Anda, hindari konsumsi makanan-makanan dengan aroma yang kuat dan beberapa bahan makanan seperti bawang, bawang putih, makanan berlemak, minyak, dan alkohol.
  3. Jagalah agar ketiak dan kaki Anda tetap kering untuk menghambat pertumbuhan bakteri.
  4. Mencukur ketiak dapat mengurangi keringat dan bau badan.
  5. Gunakan pakaian berbahan alami seperti katun dan sutera yang tidak menghambat penguapan keringat tubuh.
  6. Gunakan sepatu dan kaos kaki dari bahan alami agar tidak menghambat penguapan keringat tubuh. Pastikan Anda mengganti kaos kaki setiap hari.
  7. Berikan waktu cukup banyak untuk bertelanjang kaki sehingga mengurangi kelembaban daerah kaki.
  8. Gunakan anti-perspiran pada malam hari sebelum tidur untuk menekan produksi kelenjar keringat pada saat tubuh sedang tidak berkeringat. Penggunaan deodoran lebih baik digunakan pada siang hari karena berguna untuk menutup bau badan dengan bahan pengharum.
  9. Terapi relaksasi seperti yoga atau meditasi untuk mengatasi keringat yang berlebihan karena stres.

Jika setelah melakukan tips-tips di atas Anda masih mengalami produksi keringat yang berlebihan,  mungkin terdapat kondisi kesehatan yang lebih serius. Anda mungkin memerlukan penanganan yang lebih spesifik dari tips-tips di atas. Kemungkinan diperlukan pemberian obat-obatan, suntikan, iontoforesis atau tindakan bedah. Untuk menentukan pilihan yang tepat lebih lanjut, kunjungilah dokter Anda dan konsultasikanlah keluhan Anda lebih lanjut

Berikut kami sertakan artikel untuk menambah informasi Anda:

Bau Badan, Tidak Lagi

Demikian informasi yang kami dapat sampaikan, Semoga bermanfaat. (EA)

Salam,

Tim Redaksi klikdokter


0 Komentar

Belum ada komentar