Sukses

Nyeri Pada Penis

19 Aug 2014, 10:58 WIB
Pria, 23 tahun.
terimakasih dok sudah memberikan tempat untuk bertanya, dan saya mohon untuk menjawab pertanyaan saya, dok saya mengalami sakit pada penis saat saya buang air kecil, terkadang juga merasakan nyeri meskipun tidak saat buang air kecil, hal ini saya rasakan setelah saya melakukan hubungan dengan pasangan saya, sebelumnya memang saya sudah lama tidak melakukan hubungan hampir satu tahun, pertama 1-2 hari setelah berhubungan saya merasakan daya tubuh yang berkurang selanjutnya dihari 3-5 kemudian sakit pada tulang pinggang bawah, flu, dan saya rasa saya perlu istirahat saya minum obat flu dan obat cair masuk angin, selanjutnya dihari ke 6 saya istirahat dan saat pagi saya merasa ingin buang air kecil disitu saya mulai merasa sakitnya dok, sakitnya di bagian bawah glans atau kepala penis tepatnya di bagian dalam saluran kemih, diantara kepala penis dan corona atau batang penis, apakah ini gejala spilis ? atau hanya luka karena sudah lama tidak berhubungan ? atau hal lainya ? obatnya dok ? saat saya menulis artikel ini sudah hari ke 7 setelah saya berhubungan dengan pasangan saya.. dan sebenarnya pasangan saya wanita malam yang sudah sering berhubungan, terimakasih dok tolong dijawab
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

 Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Keluhan nyeri  daerah kepala penis kemungkinan besar terjadi akibat adanya infeksi pada saluran kencing atau uretra. Kondisi ini disebut sebagai uretritis. Pada kasus Anda, infeksi ini mungkin timbul akibat hubungan seksual yang Anda lakukan sebelumnya, sehingga termasuk ke dalam infeksi menular seksual. Infeksi tersebut dapat disebabkan oleh jamur, bakteri, ataupun virus, akan tetapi paling sering disebabkan oleh bakteri. 

Uretritis dapat dibagi atas 2 jenis:

1. Uretritis Gonorea (gonococcal urethritis)

2. Uretritis Non-Gonorea  (nongonococcal urethritis-NGU)

Kedua jenis uretritis di atas dibedakan berdasarkan ada atau tidaknya N.gonorrhoeaeThe Center for Disease Control and Prevention (CDC) mengestimasikan bahwa NGU lebih banyak 2.5x lipat daripada uretritis gonorea. Gejala dari keduanya hampir mirip dan dibedakan berdasarkan pemeriksaan apusan laboratorium.

Berdasarkan gejala yang Anda berikan, kemungkinan Anda mengalami uretritis. Faktor risiko berdasarkan data Anda adalah hubungan seksual sebelumnya (sayang sekali Anda tidak menyebutkan apakah Anda menggunakan kondom atau tidak). Diagnosis banding yang dapat dipikirkan adalah sistitis atau peradangan pada kandung kemih.

Pengobatan biasanya menggunakan antibiotik. Pemakaian antibiotik harus berada di bawah pengawasan dokter, tidak boleh dibeli sendiri dan harus mengikuti aturan pakai tersendiri. Pengobatan uretritis sebenarnya mudah namun harus berhati-hati karena apabila penggunaan antibiotik dengan dosis yang tidak tepat akan dapat menimbulkan resistensi (kebal) terhadap bakteri tersebut. Mungkin saja bakteri dari uretritis Anda bukanlah N. gonorrhoeae sehingga tidak mempan dengan pengobatan gonorea.

Perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut dan pemeriksaan langsung untuk memastikan penyebab keluhan Anda tersebut. Kami anjurkan sebaiknya Anda segera mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mendapat tatalaksana yang lebih optimal. Apabila terbukti adanya infeksi, Anda akan mendapatkan terapi sesuai kuman penyebab.

Demikian jawaban yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat. (EA)


Salam,

Tim Redaksi Klikdokter


 

0 Komentar

Belum ada komentar