Sukses

Terapi Spa Vagina, Amankah?

18 Oct 2014, 05:02 WIB
Wanita, 22 tahun.
selamat pagi dok, saya nurul umur saya 22th,mau tanya tentang perawatan vagina yaitu ratus, apakah ratus itu aman dan untuk wanita belum nikah aman jg tidak dok ? apakah tidak mengganggu kadar Ph atau keasaman pada vagina? seperti sabun sirih klo di pakai terus bisa malah membunuh bakteri baik jd vagina mudah infeksi atau berjamur dan keputihan makin banyak, klo ratus bagaimana dok? apa sama? sebaiknya dalam sebulan berapakali kita boleh perawatan ratus? Mohon jawabanya ya dok, terimakasih salam Nurul/iyung
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Perawatan ratus atau juga dikenal dengan Spa Vagina adalah perawatan dengan menggunakan bahan-bahan alami, namun sayangnya behrubunga belum ada penelitian yang meneliti manfaat terapi ini, maka kami tidak dapat memberikan rekomendasi terkait hal ini. Menjaga kebersihan vagina sebenarnya mudah dilakukan.  Membersihkan organ kewanitaan dapat dilakukan dengan air hangat dan sabun lembut tanpa pewangi. Lebih baik Anda melakukannya pada saat mandi sore hari. Berikut adlaah hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam menjaga kebersihan organ kewanitaan:

  1. Bersihkan bagian luar vagina dengan air hangat dan juga sabun lembut tanpa pewangi. Lebih baik lakukan pada saat mandi sore hari. Selain karena air hangat menciptakan efek relaks, air hangat juga dapat meredakan nyeri jika sedang menstruasi.
  2. Kenakan celana dalam katun, jenis tekstil yang terbuat dari serat alami, sehingga kulit tetap dapat bernapas, sirkulasi udara lancar, dan membuat perasaan menjadi lebih segar. Jika sedang mengalami keputihan, gantilah celana dalam 3 kali sehari.
  3. Jika sedang mengalami menstruasi, gantilah pembalut setiap 4 jam.
  4. Setelah buang air, pastikan arah membersihkan vagina adalah dari depan ke belakang. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah kotoran atau virus yang berasal dari saluran pembuangan tidak sampai ke area vagina. Selain itu jangan lupa untuk mengeringkan vagina menggunakan handuk bersih atau tissue.
  5. Hindari berbagai produk pembersih, sebab  belum dapat dipastikan tidak menyebabkan masalah kesehatan. Jika sampai terpaksa harus menggunakan pembersih vagina, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kandungan dan kebidanan tentang produk apa yang harus digunakan. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (AN)

Salam

Tim redaksi Klikdokter

 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar