Sukses

Gusi Berdarah dan Sariawan

20 Oct 2014, 01:24 WIB
Pria, 25 tahun.
dok,kenapa ya gusi saya sering mengeluarkan darah dan sering sariawan. pdahal saya sudah sering sikat gigi dgn baik dan benar.mhon penjelasannya.
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Saya turut prihatin atas kondis yang Anda alami. Gusi berdarah adalah salah satu tanda peradangan gusi. Tanda lainnya adalah gusi bengkak dan berwarna lebih merah dari jaringan lunak sekitarnya. Peradangan gusi atau yang dalam bahasa kedokteran disebut gingivitis dapat disebabkan oleh beberapa hal.

  1. Yang utama adalah kebersihan mulut yang buruk, di mana banyak akumulasi plak di permukaan gigi yang menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.
  2. Gusi juga menjadi lebih mudah berdarah bila di sekitar leher gigi banyak terdapat kalkulus atau karang gigi.
  3. Adanya perubahan hormonal juga dapat menyebabkan gusi mudah berdarah, namun utamanya terjadi pada wanita, misalnya saat sedang hamil.
  4. Konsumsi obat-obatan tertentu dapat menyebabkan peradangan gusi, seperti obat anti konvulsan (epilepsi), pain kllers, atau perawatan seperti kemo atau radioterapi
  5. Trauma atau cedera, misalnya penggunaan tusuk gigi yang berlebihan.
  6. Defisiensi/kekurangan zat gizi tertentu seperti vitamin K dan C
  7. Penyakit sistemik, seperti penyakit liver, ginjal, atau diabetes dapat bermanifestasi dalam rongga mulut dalam bentuk gusi berdarah.
  8. Penyebab timbulnya bau mulut atau halitosis disebabkan oleh beberapa faktor baik yang berasal dari dalam tubuh (intrinsik) maupun yang berasal dari luar tubuh (ekstrinsik), yaitu:

  9. Kebersihan mulut yang buruk, sehingga jumlah bakteri sangat banyak dalam mulut dan di permukaan lidah. Tanpa pembersihan mulut yang baik, sisa makanan akan tertinggal dalam mulut dan menjadi lingkungan yang cocok untuk bakteri berkembang biak yang akan menyebabkan bau pada mulut. Selain itu, sisa makanan yang menempel pada gigi, gusi, dan lidah akan menyebabkan gingivitis (radang gusi) dan gigi berlubang, sehingga akan meningkatkan bau mulut dan rasa yang tidak enak di dalam mulut.

Stomatitis Aftousa Rekuren (SAR) atau yang dikenal juga dengan sariawan belum diketahui dengan pasti penyebabnya, tetapi terdapat beberapa faktor yang berperan terhadap timbulnya sariawan yaitu stress, perubahan hormonal, infeksi virus dan bakteri, sensitifitas terhadap makanan, pemakaian obat-obatan tertentu, trauma lokal dalam mulut, faktor genetik dan defisiensi hematinik. Sariawan biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 10-14 hari.

Hal yang utama dalam pengobatan sariawan adalah mencari faktor-faktor yang berperan terhadap timbulnya sariawan  tersebut dalam mulut dan kemudian dikoreksi serta diperbaiki sehingga dapat menurunkan tingkat keparahan penyakit ini. Dan yang perlu diperhatikan adalah mencegah terjadinya infeksi sekunder yaitu dengan menjaga kebersihan rongga mulut  dengan menyikat gigi, membersihkan karang gigi  dan merawat gigi-gigi yang berlubang serta konsumsi makanan yang  mengandung vitamin dan mineral.

Mengingat luka dalam rongga mulut dapat berindikasi beberapa penyakit ada baiknya Saudara berkonsultasi dengan dokter gigi atau dokter gigi spesialis Oral medicine (SpOM) agar dapat dipastikan diagnosa dan penyebabnya, terutama bila sariawan tersebut berulang atau tidak kunjung sembuh dalam 2 minggu.

Berikut artikel terkait yang dapat Anda baca.

Stomatitis Aphtous Reccurent/SAR (Sariawan)

Madu untuk Sariawan

Sariawan, Kurang Vitamin C?

Gusi Berdarah karena Karang Gigi

Gingivitis - Radang Gusi

Daun Sirih untuk Radang Gusi

Demikian informasi yang dapat saya berikan, semoga bermanfaat.

Salam,

drg. Arni Maharani

0 Komentar

Belum ada komentar