Sukses

Gangguan Menstruasi

19 Aug 2014, 06:23 WIB
Wanita, 21 tahun.
Dok saya mau tanya. Sya sdah mnikah slma 1 thn lbih. Pas awal mnikah sya mngikuti prog kb suntik per1bln sekli slma 4bln. Stlah sya brhnti dtg bln sya jd tdk tratur. Dan muncul keputihan yg cukup byk.. Slma bbrpa bln sya tdk mens. Llu sya ptuskan untk k dok.kandungn dan sya d saran kan dktr untk sinikiolisis. Krn ada keputihan yg menghalangi saluran rahim dan trjdi infeksi. Stlah sinikiolisis sya hnya mens 1x saja . dan smpe skrg sdh 3bln sya blm mena. Gmna dok apa sya cba pncing pke pil kb atw bgmna. Mhon saran nya...

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kkehawatiran yang Anda rasakan. Mengenai pertanyaan Anda, kami sarankan Anda melakukan konsultasi kembali dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang sudah menangani Anda, dikarenakan beliau telah mengetahui riwayat perjalanan penyakit Anda sampai saat ini.

Adapun gangguan siklus menstruasi umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

 

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Malnutrisi (kurang gizi)
  • Stres psikologis
  • Atlet
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  •  
  • Gangguan hormon tiroid
  •  
  •  
  • Dan lain sebagainya
  •  

 

Selain gangguan hormonal, dapat juga terjadi gangguan organ kandungan. Untuk memastikannya, dapat dilakukan pemeriksaan USG kandungan.

 

 

Untuk mengatasinya, cobalah beberapa tips dibawah:

 

 

  • Hindari Aktifitas Fisik yang Berat
  •  

 

Terlalu lelah adalah salah satu penyebab utama terlambatnya proses siklus haid. Hal ini karena tubuh membutuhkan sejumlah energi untuk meneruskan proses menstruasi secara teratur. Ketika jumlah energi habis karena adanya aktifitas yang berat, maka haid tidak datang tepat pada waktunya. Dan ketika siklus tidak lancar, maka sindrom pra-menstruasi datang mengancam. Untuk itu hindarilah kelelahan berlebihan.

 

 

Tubuh setiap manusia memiliki ambang lelah yang berbeda-beda, tergantung dari ketahanan stamina tubuh seseorang. Stamina dapat dilatih dengan berolahraga secara teratur Untuk memulai, cobalah jogging selama 15 menit dahulu, kemudian dilatih untuk menambah waktu minimal hingga 30 menit sehari.

 

 

  • Hindari Stres
  •  

 

Di atas batang otak manusia, terdapat satu struktur yang disebut hipotalamus. Hipotalamus memiliki beberapa fungsi dan yang terpenting adalah menghubungkan sistem saraf dengan kelenjar endokrin melalui kelenjar hipofisis atau pituitasi. Hipotalamus mengatur berbagai tingkatan hormon, termasuk hormon-hormon reproduksi wanita, yaitu esterogen dan progesteron.

 

 

Bila seorang wanita berada pada tekanan mental ekstrim seperti stres, maka produksi esterogen dan progesteronnya akan terganggu. Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan siklus haid tidak teratur.

 

 

Sama dengan stamina, ambang stres setiap orang juga berbeda- beda tergantung dari ketahanan jiwanya. Ketahanan jiwa berhubungan dengan tubuh yang sehat. Oleh karena itu, dengan melatih tubuh berolahraga teratur, tubuh akan menjadi lebih segar dan memiliki stamina yang baik sehingga tidak mudah terserang stres.

 

 

  • Asupan Gizi
  •  

 

Asupan nutrisi tepat untuk kebutuhan gizi tubuh sangat diperlukan. Karena status kualitas dari asupan nutrisi dan gizi mempengaruhi kinerja kelenjar hipotalamus yang memiliki peran mengendalikan kelancaran siklus haid yang ada.

 

 

Hindari minuman bersoda, minuman keras apalagi rokok. Mulailah dengan menjaga pola makan yang berkualitas. Yang penting bukan kuantitasnya, tapi kualitas nutrisi yang ada di setiap makanan atau minuman. Mulailah mengonsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan segar, sayur, gandum dan tinggalkan junk food dan makanan berlemak. Bila memang setelah beberapa bulan belum haid coba konsultasikan kembali ke dokter kebidanan dan kandungan. 

 

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat. (DNA)

 

 

Salam,

 

 

Tim Redaksi KlikDokter

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar