Sukses

Kehamilan Ektopik

19 Aug 2014, 06:15 WIB
Wanita, 27 tahun.
Dear Dokter yang terhormat Dh Dok setahun lalu saya sempat hamil 8 bl dan keguguran Beberapa bulan yang lalu saya hamil lagi tapi sayang saya hamil diluar rahim. Petanyaan saya: 1. Apakah kehamilan tersebut saling berkaitan 2. Apakah penyebab hamil duruar rahim 3. Waktu saya usg kenapa hamil di luar rahim tidak terdeteksi 4. Apakah saya bisa hamil normal dok Terima kasih nn

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan dan akan coba menjawab pertanyaan Anda.

Apakah kehamilan tersebut saling berkaitan? Bisa iya dan tidak, karena kami tidak mengetahui riwayat medis Anda dan tidak melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh kepada Anda, sehingga tidak dapat memberikan pendapat mengenai pertanyaan Anda. Namun riwayat keguguran saat Anda hamil 8 bulan bukan dikarenakan kehamilan ektopik, karena pada kehamilan ektopik tidak dapat berkembang menjadi janin normal. Pada kehamilan ektopik, telur yang sudah dibuahi berimplantasi dan tumbuh di tempat yang tidak semestinya. Kehamilan ektopik paling sering terjadi di daerah tuba falopi (98%), meskipun begitu kehamilan ektopik juga dapat terjadi di ovarium (indung telur), rongga abdomen (perut), atau serviks (leher rahim). Kehamilan ektopik merupakan salah satu penyebab terbesar kematian ibu pada triwulan pertama dari kehamilan.

Bila telur tersebut tetap tumbuh dan besar di saluran tuba maka suatu saat tuba tersebut akan pecah dan dapat menyebabkan perdarahan yang sangat hebat dan mematikan. Apabila seseorang mengalami kehamilan ektopik maka kehamilan tersebut harus cepat diakhiri karena besarnya risiko yang ditanggungnya.

Penyebabnya diduga berkaitan dengan faktor resiko berikut : adanya penyakit peradangan rongga panggul, penggunaan KB spiral, merokok,  pemakaian estrogen sintetik, riwayat operasi di daerah rahim, riwayat kehamilan ektopik dan riwayat tubektomi.

Tidak perlu khawatir, Anda dapat hamil lagi. Berikut hal yang harus diperhatikan dalam mempersiapkan kehamilan:

 

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil.
  • Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami).
  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas, Menurut The Center for Disease Control(CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.
  • Ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas).

Anda dapat melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Jika Anda telah melakukan berbagai tindakan seperti di atas dan hasil yang didapatkan dalam keadaan normal, namun tetap belum mendapatkan keturunan, bersabarlah dan tetap berusaha dan berdoa pada Nya. Semoga Anda dan Suami dapat segera dianugerahi buah hati. 

Berikut artikel Persiapan Kehamilan untuk menambah informasi Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (DNA)
Salam,


Tim Redaksi Klikdokter



 

0 Komentar

Belum ada komentar