Sukses

Kencing Dikerubuti Semut = Diabetes?

22 Dec 2015, 08:52 WIB
Pria, 43 tahun.

Dok, saya selama ini jarang minum teh atau kopi yang manis atau minumyang sifatnya manis, tetapi jika kencing biasaynya di gerumuni semut apakah berarti ada kemungkinan gula darah tinggi atau megalami diabetes,dari keturunan saya tidak ada diabetes,mohon penjelasan tks.

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Air kencing yang dikerubuti semut bukan penanda pasti penyakit diabetes. Sekilas izinkan kami membahas mengenai diabetes.

Diabetes melitus adalah suatu kumpulan aspek gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan oleh karena adanya peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut maupun relatif. Diabetes adalah kondisi menahun yang tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikendalikan/dikontrol dengan obat anti diabetes.

Jenis diabetes:

  • Diabetes melitus tipe 1 (Insulin Dependent Diabetes Mellitus): biasanya bersifat genetik, pada umumnya dimiliki sejak kecil dan memerlukan insulin dalam pengendalian kadar gula darah

  • Diabetes melitus  tipe 2 (Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus): disebabkan kurangnya jumlah insulin yang dihasilkan tubuh dan berkurangnya sensitifitas jaringan terhadap hormon insulin (resistensis insulin). Insulin sendiri adalah hormon yang membawa glukosa dari darah masuk se dalam sel-sel tubuh dan dihasilkan oleh sel-sel beta di pankreas.

  • Diabetes gestasional

  • Diabetes insipidus.

Gejala klasik diabetes adalah polidipsi (mudah haus), polifagia (mudah lapar), poliuria (sering BAK), bisa juga disertai penurunan berat badan. Apakah Anda mengalami gejala tersebut?

Untuk mendiagnosis diabetes, diperlukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan kadar gula darah (sewaktu dan puasa). Diabetes dapat menyebabkan berbagai komplikasi seperti hipertensi, katarak, kebutaan, gangguan jantung, gagal ginjal, dan lain lain.

Faktor pemicu dari diabetes disebutkan bahwa penyakit diabetes paling sering akibat diturunkan dari orang tua kepada anaknya. Namun, tidak semua anak dengan orang tua yang diabetes pasti 100% akan mengalami diabetes juga. 

Faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi:

  • Riwayat keluarga dengan diabetes

  • Umur: risiko diabetes melitus meningkat seiring meningkatnya usia. 

  • Riwayat melahirkan bayi dengan berat lahir bayi >4000 gram atau pernah menderita DM saat hamil (DM gestasional)

  • Riwayat lahir dengan berat badan rendah (< 2,5 kg)

Faktor risiko yang dapat dimodifikasi:

  • Overweight/berat badan lebih (Indeks massa tubuh > 23kg/m2)

  • Aktivitas fisik kurang

  • Merokok

  • Hipertensi (TD > 140/90 mmHg)

  • Dislipidemia atau kadar kolesterol abnormal (HDL <35 mg/dL, trigliserida > 250 mg/dL)

  • Diet tidak sehat: makanan tinggi gula dan rendah serat akan meningkatkan risiko DM

  • Polycystic ovary syndrome (PCOS)

Faktor risiko-faktor risiko tersebut bisa diubah (dimodifikasi) dengan menerapkan pola hidup sehat, lebih banyak makan sayur dan buah, olahraga teratur minimal 3x/minggu selama 30 menit setiap sesinya, tidak merokok atau minum alkohol, menurunkan berat badan (jika berat badan berlebih), dan sebagainya.

Jika keluhan yang Anda rasakan dirasa sangat menganggu, kami sarankan Anda melakukan konsultasi langsung dengan dokter spesialis penyakit dalam agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh.

Berikut artikel yang Kami berikan untuk menambah informasi Anda :

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam, 

 

Tim Redaksi Klikdokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar