Sukses

Usia Kehamilan

18 Aug 2014, 13:16 WIB
Wanita, 28 tahun.
Siang dok, maaf mau menanyakan, istri saya terakhir haid tgl 22 juni 2014, sudah tespack, tes lab, dan ke dokter kandungan positif, tetapi dri hasil tes lab dan dokter pda saat usg hasil menunjukkan perbedaan, hasil tes lab 5 sampai 6 minggu hasil dokter 4 sampai 7 minggu. Siklus haid istri saya 38 hari rata2, yg mau saya tanyakan Kira2 berapa dan bgmn cara hitung usia kandungan? Sebelumnya terimakasih dok

Terima kasih telah menggunakan dan bergabung dalam layanan e-konsultasi KlikDokter.

Terdapat beberapa cara untuk mengetahui usia kehamilan, salah satunya adalah dengan melakukan perhitungan menurut  HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir). Banyak sekali faktor yang mempengaruhi perhitungan kehamilan menurut HPHT. Perhitungan kehamilan menurut HPHT hanya dapat dipercaya apabila  istri Anda memiliki siklus menstruasi teratur dan normal yaitu sekitar 28 hari. Apabila siklus istri Anda tidak teratur maka perhitungan ini tidak valid. Pada tanggal 22 juni, itu hari pertama haid terakhir istri Anda, apakah hari terakhir pada haid terakhir istri Anda?

Namun metode perkiraan usia kehamilan dengan perhitungan hari pertama menstruasi terakhir tidak terlalu dapat diandalkan akurasinya dibandingkan dengan perhitungan dengan pemeriksaan ultrasonografi (USG). Karena itu, dalam hal ini, hasil perkiraan usia kehamilan dengan USG lebih dipercaya.

USG disarankan untuk dilakukan pada setiap wanita hamil khususnya jika fasilitas USG sudah ada. Sebenarnya tidak ada aturan khusus mengenai frekuensi seorang wanita hamil untuk melakukan pemeriksaan USG. Namun, dalam keadaan normal seorang wanita hanya perlu 3 kali melakukan pemeriksaan USG selama kehamilannya, yaitu : 

  1. Pemeriksaan pertama pada usia kehamilan sekitar 7 minggu untuk mengkonfirmasi kehamilan, menyingkirkan kemungkinan hamil diluar kandungan, melihat denyut jantung janin dan mengukur panjang janin (crown-rump length)
  2. Pemeriksaan kedua saat usia kehamilan 18-20 minggu untuk mendeteksi adanya cacat janin. Pada usia ini, ukuran janin sudah cukup besar sehingga dokter dapat mendeteksi kelainan anatomi janin dengan lebih akurat. Disamping itu, pemeriksaan USG kedua ini juga bertujuan untuk memastikan diagnosis hamil kembar, mengevaluasi pertumbuhan janin dan letak plasenta
  3. Pemeriksaan ketiga saat janin berusia sekitar 32 minggu atau lebih untuk mengevaluasi ukuran dan berat janin (pertumbuhan janin), mendeteksi lebih lanjut kelainan janin, posisi plasenta.

Pemeriksaan USG perlu dilakukan lebih sering jika dokter mencurigai kemungkinan adanya cacat janin dalam kandungan sehingga diperlukan evaluasi berkala untuk melihat kelainan tersebut.

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga bermanfaat (DNA)

Salam,

Tim redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar