Sukses

Gejala Kolesterol & Nyeri di Kepala Bagian Belakang

20 Oct 2014, 06:11 WIB
Pria, 23 tahun.
selamat pagi dokter. saya mau tanya apakah gejala kolestrol itu merasakan sakit yg tak terhingga di bagian kepala sampai pundak. solanya kakek saya setiap hr mengeluh merasakan sakit yg sedemikan rupa. bagaimana dokter cara meredakan rasa sakit tersebut. terima kasih.

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Meningkatnya kadar kolesterol dalam tubuh sebenarnya tidak memberikan gejala apapun. Pada beberapa orang yang sensitif biasanya akan timbul gejala sakit kepala, akan tetapi hal ini tidak terjadi pada kebanyakan orang. Untuk mengetahui kadar kolesterol Anda, Anda dapat melakukan tes laboratorium atau tes darah untuk mengetahui dengan pasti kadar kolesterol dalam darah Anda, baik kolesterl total, LDL, maupun HDL.

Berikut kami sertakan nilai-nilai kolesterol

1.    Total kolesterol  :
Nilai Normal < 200 mg/dl
Perbatasan tinggi 200 - 239 mg/dl
Tinggi > 240 mg/dl

2.    LDL kolesterol  :
Optimal < 100 mg/dl
Mendekati optimal 100 - 129 mg/dl
Perbatasan tinggi 130 - 159 mg/dl
Tinggi 160 - 189 mg/dl
Sangat tinggi > 190 mg/d

3.    HDL kolesterol  :
Rendah < 40 mg/dl
Tinggi   60 mg/dl

4.    Trigliserida :
Normal < 150 mg/dl
Perbatasan tinggi 150 -199 mg/dl
Tinggi 200 - 499 mg/dl
Sangat tinggi > 499 mg/dl

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

Kunjungi juga Rubrik Kolesterol yang kami miliki untuk informasi lengkap seputar kolesterol.

Sakit Kepala

Mengenai keluhan sakit kepala, izinkan kami menjelaskan tentang berbagai penyebab dari sakit kepala. Sakit kepala pada umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90%). Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh kelelahan, kurang tidur, dsb. Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migraine dan tension type headache, cluster headache. Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dll. Sakit kepala saat tertawa tidaklah khas mengarah pada diagnosis tertentu dan diperlukan pemeriksaan secara langsung.

Sebagian besar nyeri kepala di daerah belakang dan leher disebabkan oleh tension type headache (TTH).  Bila keluhan sakit kepala seperti tertindih benda berat/diikat dan melibatkan otot-otot leher maka kemungkinan kakek Anda mengalami TTH. Sakit kepala tipe ini seringkali disertai dengan adanya rasa sakit/kaku di bagian leher/tengkuk, yang dapat juga menjalar hingga ke punggung, mata atau otot-otot lainnya di tubuh.

Beberapa faktor dapat menjadi pemicu timbulnya TTH, antara lain :

  • Stress : biasanya sakit kepala timbul di siang atau sore hari setelah stress bekerja atau ujian
  • Gangguan tidur
  • Posisi tubuh yang salah saat bekerja
  • Waktu makan yang tidak teratur
  • Kelelahan mata
  • Penghentian konsumsi kafein

Jika tidak ada gejala lain seperti kelemahan sisi tubuh, kesemutan, kejang, gangguan penglihatan, intensitas nyeri yang semakin bertambah berat, demam, penurunan berat badan, mual/muntah, Anda tidak perlu khawatir, kemungkinan kakek Anda hanya mengalami TTH.

TTH dapat diatasi dengan istirahat, pemijatan/massage bagian belakang kepala dan leher, serta minum obat penghilang rasa sakit jika tidak tahan. Namun, penggunaan obat-obatan tersebut tidak akan banyak membantu jika anda tidak menghindari faktor pencetus terjadinya TTH pada diri Anda. Untuk mencegah berulangnya kejadian TTH pada diri Anda, Anda juga perlu menghindari faktor-faktor pencetus TTH. 

Apabila dengan obat pereda rasa nyeri, sakit kepala tidak berkurang atau justru frekuensinya semakin meningkat, maka kami sarankan kakek Anda untuk berkonsultasi ke dokter spesialis saraf karena dikhawatirkan ada penyebab lain dari sakit kepala tersebut. Mengenai apa pemeriksaan penunjang yang sekiranya diperlukan tergantung hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter yang memeriksa Anda langsung.

Berikut kami lampirkan artikel yang mungkin bermanfaat untuk Anda:

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. (DNA)

Salam,

 

Tim Redaksi Klikdokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar