Sukses

Seputar Hasil Rontgen Bronkitis

19 Oct 2014, 22:34 WIB
Wanita, 23 tahun.
Dok, kemarin saya periksa di Rs Respira dan melakukan foto thorax. Yang kemudian menyatakan bahwa saya terkena bronkitis. Kemudian saya diberi beberapa obat dan list pantangan. Saat ini saya sedang mengikuti diklat ctki korea. Apabila nanti saya lulus tes tertulis, kemudian dilanjutkan medical check up yang dianjurkan. Nah pertanyaan saya, 1. Apakah benar bronkitis akan meninggalkan bekas di paru-paru? Sebab seseorang mengatakan pada saya bahwa riwayat kesehatan paru-paru bisa menyebabkan saya tidak lolos saat medical check up nanti. Jadi saya akan gagal meski saya sudah sembuh. 2. Bagaimana agar paru-paru saya bersih dari lendir? Apakah saya harus menghindari kopi, gula, coklat, susu, dan makanan yang dimasak dengan minyak dalam waktu yang cukup lama? 3. Benarkah udara pantai di pagi hari bisa membantu menyembuhkan bronkitis? 4. Bolehkah saya rutin bersepeda dan jogging serta olahraga lain untuk membantu proses penyembuhan bronkitis saya? Mohon jawabannya, dok. Terima kasih banyak.

 Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter.

Kami akan mencoba menjawab pertanyaan yang Anda ajukan.

1. Apakah bronkitis meninggalkan bekas di paru-paru? 

Bronkitis berarti bahwa terdapat peradangan bronkus (dinding dalam saluran pernapasan utama), bisa disebabkan oleh infeksi, alergi, asap, dan sebagainya. Saluran pernapasan adalah saluran yang terdapat di dalam paru-paru yang merupakan tempat aliran udara. Jika saluran pernapasan tersebut mengalami iritasi, maka akan terbentuk lendir yang tebal di dalamnya. Lendir tersebut dapat menyumbat sehingga menghalangi udara untuk mencapai paru-paru. Maka dari itu, gejala yang dapat terjadi berupa batuk berdahak yang banyak mengandung lendir, kesulitan bernapas dan dada terasa sesak. 

Bila keadaan ini berlangsung lebih dari 3 bulan, maka dikatakan bronkitis kronik. Merokok adalah penyebab utama dari bronkitis kronik. Ketika rokok dihisap menuju paru-paru, maka akan mengiritasi jalan napas dan kemudian memproduksi lendiri. Selain merokok, mereka yang seringkali terpapar dengan uap bahan kimiawi, debu atau lainnya, juga dapat terkena bronkitis kronik.

Meninggalkan bekas atau tidaknya tergantung dari perjalanan penyakit. Jika Anda mengalami bronkitis kronis kemungkinan akan masih ada tanda bronkitis di paru-paru Anda, tetapi hal tersebut seharusnya tidak menjadi alasan Anda gagal medical check up. Berdasarkan pemeriksaan tersebut hasilnya relatif tidak berbahaya, namun tentunya harus disesuaikan dan diinterpretasikan dengan kondisi klinis yang Anda alami. Oleh karena itu, Anda tetap perlu berobat ke dokter yang menyarankan pemeriksaan rontgen toraks PA tersebut dan mendapatkan terapi yang sesuai.

2. Cara Membersihkan Paru-paru dari Lendir

Jika Anda merokok, yang terpenting adalah berhenti. Bahan-bahan lain yang dapat mengiritasi jalan napas seperti hairspray, deodoran semprot, dan cat semprot. Selain itu, hindari menghirup udara di lokasi yang berdebu atau mengandung uap kimiawi. 

Kurangi konsumsi makanan seperti gorengan dan makanan pedas serta minuman dingin dan bersoda karena dapat merangsang terjadinya batuk.

Penanganan bronkitis dilakukan dengan memberikan obat bronkodilator, yaitu obat yang berfungsi untuk memperlebar jalan napas sehingga Anda dapat bernafas lebih lega. Obat ini diberikan dalam bentuk inhaler yang dihirup. Selain bronkodilator, untuk mengatasi sesak napas, dapat diberikan obat yang mengandung theophylline ataupun steroid. Semuanya tergantung dengan kondisi Anda. 

Antibiotik hanya diberikan jika terbukti terdapat infeksi pada paru yang terjadi secara bersamaan dengan bronkitis kronik. Jika terdapat infeksi, maka batuk akan lebih berdahak dan disertai dengan lendir yang berwarna kekuningan atau kehijauan, demam dan sesak napas yang semakin berat. 

3. Udara Pagi Hari

Ya, udara pagi hari terutama saat setelah subuh merupakan udara yang cenderung jauh lebih bersih dan bebas polusi dengan catatan daerah temapt tinggal Anda jauh dari keramaian jalanan dan pabrik. 

4. Olahraga Untuk Penderita Bronkitis

Anda dapat melakukan olah raga secara teratur 3x/minggu untuk menguatkan otot-otot pernapasan. Olah raga dapat dimulai dengan berjalan selama 20 menit yang kemudian secara bertahap ditingkatkan kecepatan dan waktunya. Olahraga yang dapat dilakukan adalah dengan intensitas sedang seperti jogging, jalan santai, sepeda ringan, dan lain sebagainya. Bicarakan dengan dokter Anda mengenai olah raga yang sesuai dengan kondisi Anda saat ini. 

Berikut kami sertakan pula beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

Jangan Anggap Sepele Batuk Berdahak

8 Penyebab Batuk Kronis

Awas Musim Batuk!

Osteomyelitis, Awalnya Batuk-Pilek

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (AAS)

Salam

Tim Redaksi Klikdokter


 

0 Komentar

Belum ada komentar