Sukses

Maag & Dada Terasa Panas

13 Aug 2014, 15:52 WIB
Wanita, 19 tahun.
dok saya mau tanya.. saya perempuan usia 19 th. udh beberapa hari ini dada saya rasanya ga nyaman. waktu itu pas udh makan rasanya dada saya ga nyaman. trus pas malem juga rasanya dada saya panas. smpe saya jadi panik sendiri takut kena jantung. sekarang dada tengah saya rasanya kya di tusuk gitu tapi sesekali aja. badan saya juga sakit semua. perut juga mual. tapi karena memang saya punya maag. trus semalam tulang dada atas saya ada rasa ngilu gitu dan kerasa sampe ke tulang dagu. tulang rusuk bawah saya juga sering sakit. sebenarnya kenapa ya dok.mohon penjelasannya. terimakasih..

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Dada panas dan sesak nafas memiliki beberapa penyebab, bisa dari otot, tulang, jantung, paru dan lambung. Untuk menentukannya diperkukan pemeriksaan fisik langsung. Seberapa sering Anda mengalaminya? Adakah gejala lain seperti batuk, penurunan berat badan, nyeri ulu hati, mual, muntah, rasa asam di tenggorokan? Sudahkah Anda memeriksakan diri ke dokter? Berhubung umur Anda yang masih muda bisa saja salah satu kemungkinan penyakit yang dapat menyebabkan keluhan ini berasal dari organ lambung, salah satunya GERD.

Peningkatan asam lambung memang dapat juga menimbulkan gejala nyeri dada atau perasaan sesak dan sensasi nyeri dada, hal ini biasanya disebabkan oleh GERD atau Gastro-esophageal reflux disease (refluks asam lambung ke kerongkongan). Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya.

Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya.

Pengobatan GERD meliputi banyak hal. Yang utama dan terpenting adalah perubahan gaya hidup:

  • Obesitas dan kelebihan berat badan meningkatkan GERD. Penurunan berat badan dapat mengurangi gejala GERD

  • Berhenti merokok

  • Pasien yang dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil namun lebih sering. Makanan terakhir hari harus diambil minimal 4 jam sebelum tidur. Berbaring segera setelah makan dapat memperburuk gejala GERD.

  • Hindari makanan dan minuman yang memicu asam lambung seperti alkohol, kopi, cokelat, tomat, makanan berlemak atau pedas.

  • Hindari pakaian ketat terutama di sekitar perut.

  • Meniinggikan ujung kepala saat tidur sekitar 20 cm dengan menempatkan irisan atau blok di bawah bantal akan membantu untuk mengurangi gejala GERD.

  • Hindari penggunaan obat-obat yang dapat meningkatkan risiko GERD, seperti:
    • nitrat

    • anti-kolinergik

    • antidepresan tricyclic

    • NSAID (Ibuprofen, asam mefenamat, dsb)

    • kalium garam dan bosphosphonates seperti alendronate

Namun, tentu ini bukanlah diagnosis pasti, hanyalah sebuah kemungkinan, karena diagnosis pasti hanya dapat ditegakkan oleh seorang dokter yang melakukan pemeriksaan langsung. Jika ada keluhan yang memburuk dan memerlukan perawatan, kami menganjurkan untuk berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter spesialis Penyakit Dalam, berhubung masih ada beberapa penyebab keluhan sesak dan nyeri dada. 

Berikut kami lampirkan berbagai artikel terkait GERD:

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. (DNA)

Salam,


Tim Redaksi Klikdokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar