Sukses

Peradangan di Lambung

19 Oct 2014, 18:44 WIB
Pria, 22 tahun.
dok di sini sya ingin mengkonsultasikan bibi saya yang berumur 45 th tiba sakit perut di bawa ke profesor ahli lambung di kota saya kemudian sama prof nya di suruh untuk pemeriksaan endoscopy, hasilnya ada bercak - merah pada lambungnya , krna tidak mau opname bibi saya rawat jalan dengan minum obat namun tidak tidak ada hasinya ... stlah 1 mggu bibi saya menuruti dokter untuk opname di rumah sakit dinasnya ... 1 minggu opname tetap tidak ada perubahan seperti sebelum opname makan bubur 3 sendok maunya muntah tapi tidak muntah , kadang perutnya sakit ... padahal rumah sakit ini termahal di provinsi sya tinggal dan dokternya hampir semua profesor ... menurut dokter kenapa dengan bibi saya ? apa saran dokter untuk bibi saya ? terima kasih

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Hasil endoskopi berupa bintik merah di lambung kemungkinan terjadi peradangan atau infeksi di daerah lambung, atau adanya ulkus di lambung. Namun itu hanya kemungkinan saja, untuk dapat memastikan diagnosa suatu penyakit, selain data pemeriksaan penunjang endoskopi seperti yang telah dilakukan oleh bibi Anda, diperlukan juga pemeriksaan fisik secara menyeluruh. Karena kami tidak mel;akukan pemeriksaan fisik, sehingga kami tidak dapat memastikan diagnosa bibi Anda. Kami sarankan sebaiknya bibi Anda menjaga pola makannya (makan lebih sering dalam porsi kecil dan teratur, menghindari makanan pedas, asam, alkohol, kopi, soda, dan makanan yang dapat merangsang pengeluaran gas seperti kol, menghindari obat-obatan yang menimbulkan luka pada lambung seperti aspirin) dan meminum obat secara teratur. Selain itu, stres psikis juga harus dihindari karena dapat memicu pengeluaran asam lambung yang berlebihan.

Sekilas kami akan membahas mengenai ulkus di lambung. Ulkus lambung adalah perlukaan terbuka pada lapisan dalam lambung. Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan ulkus lambung, diantaranya adalah peningkatan asam lambung karena merokok, stres, faktor genetik, dan dapat juga disebabkan oleh bakteri (misalnya Helicobacter pylori) atau obat-obatan yang menyebabkan melemahnya lapisan lendir pelindung lambung sehingga asam lambung bisa menembus lapisan di bawahnya.

 

Pengobatan ulkus lambung terdiri atas penghambat H2 (misalnya ranitidin, famotidin dan cimetidin). Pada ulkus yang disebabkan oleh Helicobacter pylori, akan diberikan terapi antibiotik. Masa penyembuhan biasanya memerlukan waktu selama 8 minggu, tetapi nyeri biasanya akan menghilang setelah beberapa hari. Meskipun gejalanya telah mereda, obat harus diminum sampai habis agar infeksi benar-benar reda. 

Perlu diketahui bahwa Helicobater pylori bukan merupakan virus, tetapi bakteri. IgM merupakan antibodi yang terbentuk karena terdapat infeksi Helicobacter pylori yang menginfeksi lambung. Jadi, dengan mengobati infeksi bakteri tersebut, kadar IgM akan menurun dan dapat menjadi negatif. Terapi yang dapat diberikan untuk mengobati infeksi Helicobacter pylori adalah dengan kombinasi beberapa antibiotik. Namun, setiap pengobatan sedikit atau banyak tentu memiliki kemungkinan menimbulkan efek samping, misalnya mual-mual, alergi obat, dsb. Anda tidak perlu khawatir terhadap efek samping yang muncul asalkan efek samping tersebut tidak berat atau mengganggu Anda.

Kami sarankan sebaiknya Anda membawa bibi Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam khususnya konsultan gastroenterologi (saluran cerna). Ceritakanlah dengan lengkap keluhan yang dirasakan agar bibi Anda mendapatkan tatalaksana yang optimal.

Demikian penjelasan yang dapat Kami berikan. Semoga membantu. (DNA)

Salam,

 


Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar