Sukses

Propolis

19 Oct 2014, 09:44 WIB
Wanita, 34 tahun.
pagi dok,Propolis itu obat atau suplemen untuk daya tahan tubuhz? bumil boleh konsumsi propolis tidak? kalo boleh diusia kehamilan berapa krn ada artikel yang menyebutkan bs diminum diusia 4bln keatas? terimakasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter 

Sampai saat ini kami kurang mengetahui mengenai produk  yang anda tanyakan.Apakah produk tersebut tergolong obat atau suplemen? karena bila produk tersebut digolongkan sebagai suplemen maka produk tersebut bukanlah obat dan tidak dapat menyembuhkan penyakit.

Perlu diingat pada prinsipnya setiap pengobatan yang diberikan harus dibuktikan melalui proses uji klinis. Kedokteran berdasarkan bukti (evidence-based medicine) ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan cara kerja yang efektif dengan menggunakan metode ilmiah serta informasi sains global yang modern.

Begitupun dengan obat tradisional. Agar setara dengan obat modern, obat tradisional harus melalui berbagai tingkatan uji klinis. Tingkat herbal yang saat ini telah diakui oleh ilmu kedokteran modern adalah yang telah melalui tiga uji penting, yaitu uji praklinik (uji khasiat dan toksisitas), uji teknologi farmasi untuk menentukan identitas atau bahan berkhasiat secara seksama hingga dapat dibuat produk yang terstandardisasi, serta uji klinis kepada pasien. Agar setara dengan obat modern, obat tradisional harus melewati berbagai proses tersebut. Apabila telah lulus uji klinis, obat herbal tersebut kemudian disebut fitofarmaka yang layak diresepkan oleh dokter dan dapat beredar di pusat pelayanan kesehatan. Bagaimana dengan produk yang anda maksud? apakah produk tersebut telah melalui semua tahapan tersebut? dan apakah khasiat yang diklaim oleh produk tersebut adalah hasil penelitian dan langkah-langkah diatas ataukah hanya sekedar pengakuan/testimoni pemakai/penjual tanpa dapat menunjukan produk tersebut telah melalui rangkaian proses (uji pra-klinis, uji teknologi farmasi, uji klinis) yang kami jelaskan diatas? dsb

Bagaimanapun, pengobatan tersebut sebaiknya diberikan setelah melalui pertimbangan-pertimbangan mengenai data pasien dan hasil pemeriksaan fisik yang memadai, mengingat fungsi tubuh yang berbeda setiap individu. Sebenarnya prinsip obat tradisional tidak jauh berbeda dengan obat modern. Apabila tidak digunakan secara tepat juga dapat mendatangkan efek buruk, sehingga tidak benar pernyataan yang beredar di masyarakat bahwa obat tradisional sama sekali tidak memiliki efek samping. Dan perlu diketahui bahwa tidak semua herbal memiliki khasiat dan aman untuk dikonsumsi, sehingga kembali lagi kepada para konsumen agar lebih teliti dalam memilih obat tradisional yang digunakan.

Penting diperhatikan, ibu hamil tidak boleh mengkonsumsi sembarang obat apalagi obat herbal yang belum terbukti efektifitasnya secara ilmiah. Karena ada beberapa obat dan herbal yang dapat meningkatkan risiko cacat kongenital/cacat bawaan pada janin. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, konsumsilah makanan yang kaya gizi, asam folat, dan zat besi.

Berikut kami lampirkan artikel:

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat. (DK)

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar