Sukses

Ukuran Rahim

20 Oct 2014, 01:59 WIB
Wanita, 24 tahun.
assalamu'alaikum dok sya mau tanya, apakah rahim ukuran dibawah standar bisa hamil, sya baru menikah 2 bulan pernah usg kata dokter rahim saya sehat cuma ukurannya dibawah standar normal, lalu saya dikasih obat provera. yg mau saya tanyakan apakah saya bisa hamil?? makanan apa yg harus saya hindari dan bagaimana agar rahim saya bisa berukuran normal. terimakasih.

Terima kasih atas pertanyaan Anda 

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Ada beberapa kelainan dari rahim yang paling sering terjadi yaitu : 

  1. Agenesis : Pada keadaan ini dapat ada rahim atau tidak terdapat rahim sama sekali. Keadaan ini sangat jarang terjadi, ditandai dengan tidak adanya haid, pada keadaan ini tidak dapat terjadi kehamilan. 
  2. Uterus didelphys : Pada keadaan ini seperti terdapat dua rahim, dan dapat juga terbentuk dua vagina. Pada keadaan ini masih dapat terjadi kehamilan
  3. Unicornuate Uterus : Pada keadaan ini hanya terdapat setengah rahim, sehingga hanya terdapat pula 1 tuba falopi, pada keadaan ini masih dapat terjadi kehamilan namun angka kegugurannya tingii. 
  4. Bicornuate Uterus : Pada keadaan ini terdapat sebuah pembatas rahim yang terdapat pada rahim bagian atas, keadaan ini tidak berpengaruh terhadap fertilitas namun angka kegugurannya tinggi.
  5. Septate Uterus : Pada keadaan ini terbentuk pembatas pada dalam rahim sehingga sulit terjadi kehamilan.
  6. Arcuate Uterus : Pada keadaan ini seperti terdapat lekukan di atas rahim dan tidak berpengaruh terhadap kehamilan. 

Bagaimana dengan keadaan Anda? Kami tidak dapat mendiganosa keadaan Anda karena tidak terdapat penjelasan diagnosa USG yang tepat. 

 

Usaha-usaha yang dapat Anda lakukan dalam memperoleh keturunan diantaranya adalah dengan melakukan hubungan seksual di sekitar masa subur Anda. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur Anda, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid Anda dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi anda berlangsung teratur selama 27-28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari.

Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika anda melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu. Kemudian Anda dan pasangan juga perlu melakukan hubungan seksual yang teratur 2-3 x/minggu.

Disamping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan: 

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)

  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas

  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio

Berikut adalah beberapa artikel Kami yang dapat Anda akses terkait persiapan kehamilan pada pasangan suami-istri:

Merencanakan Kehamilan 

Sepuluh Cara Meningkatkan Kesuburan

6 Tips untuk Mempercepat Kehamilan

Persiapkan Kehamilan dengan Konsumsi Asam Folat

Manusia dapat terus berusaha, sambil terus memanjatkan doa kepada Yang Maha Kuasa untuk pertolongan-Nya. Jika anda ingin melakukan pengecekan langsung terhadap kesehatan reproduksi Anda maka seorang wanita dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan, sementara seorang pria dapat berkonsultasi dengan dokter urologi atau andrologi. 

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (DNA)

Salam,

 

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar