Sukses

Gigi Depan Berantakan

19 Oct 2014, 22:30 WIB
Pria, 17 tahun.
Assalamu'alaikum dokter.. dok, saya mau konsultasi tentang gigi.. gigi saya, 4 depan atas dan 4 depan bawah tidak teratur letaknya, ukuran..ada yang dibelakang gigi yang lain, tapi selain gigi tersebut rata semua..saya risih dan malu dok..apakah bisa diperbaiki, diratakan letaknya untuk gigi saya 4 depan atas dan 4 depan bawah..umur saya sudah 17 tahun dokter..terima kasih..wassalam
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Saya mengerti kekhawatiran Anda. Pada kondisi yang Anda alami dimana terdapat banyak gigi yang posisinya tidak beraturan dan bisa dikatakan berjejal dapat diperbaiki dengan perawatan orthodonti atau kawat gigi. Perawatan orthodontik tidak dapat dilakukan secara sembarangan, semua prosedur ada standar operasionalnya. Ada beberapa cara untuk mendapatkan ruangan yang dibutuhkan untuk menggeser gigi-gigi yang posisinya perlu diperbaiki, diantaranya adalah pencabutan gigi. Jadi tidak semua kasus harus ada gigi yang dicabut, bergantung pada seberapa besar kebutuhan ruang dan tentunya dicabut/tidaknya gigi baru dapat diputuskan setelah dokter gigi melakukan serangkaian pemeriksaan.

Seluruh gigi-geligi pasien diperiksa secara seksama, jika ada yang perlu mendapatkan perawatan (misalnya penambalan atau pembersihan karang gigi) maka harus dirawat terlebih dulu sebelum dilakukan pemasangan kawat. Lalu gIgi pasien harus dicetak agar dapat dilakukan model/duplikat gigi. Duplikat ini diperlukan untuk menganalisa kebutuhan ruang dan melakukan rencana perawatan. Selain itu perlu dilakukan foto rontgen (ada dua foto, yaitu panoramik dan cephalometri). Foto ini penting, untuk membantu analisa kebutuhan ruang dan menilai posisi gigi terhadap tulang rahang sehingga dapat menunjang rencana perawatan. perawatan orthodontik terdiri dari beberapa komponen yaitu kawat gigi (wire), bracket (awam menyebutnya behel), rubber band (karet yang dipasang pada bracket untuk menahan kawat), dan molar band (dipasang pada gigi belakang, menahan ujung kawat agar tidak lepas dan melukai jaringan lunak mulut). Kawat yang dipasang pada bracket akan menghasilkan gaya untuk menggeser gigi. 

Perlu Anda ketahui, tujuan utama dari perawatan orthodontik (pemasangan kawat bracket) tidak semata-mata untuk memperbaiki estetika pasien. Gigi yang posisinya tidak normal/berjejal/gigitan rahang atas dan bawah yang tidak normal dapat berpotensi untuk menimbulkan masalah lain yang lebih berat, oleh karena itu perawatan tersebut bertujuan untuk memperbaiki oklusi atau hubungan gigit antara gigi atas dan bawah, memperbaiki posisi gigi yang tidak normal seperti pada gigi gingsul Anda hingga didapat hubungan gigi geligi yang harmonis di dalam lengkung rahang yang normal, dengan demikian dengan sendirinya estetika wajah pasien akan lebih baik daripada sebelum perawatan. Luka/sariawan atau bengkak yang terjadi sebelumnya bukan karena alergi dari pemakaian kawat gigi

Pada pasien usia dewasa atau usia Anda perawatan orthodonti yang dilakukan akan memerlukan waktu perawatan yang lebih lama, karena jika dibandingkan dengan pasien anak terdapat perbedaan kepadatan tulang sehingga pada pasien anak perawatan lebih cepat, tetapi lama perawatan ini juga berantung dari rencana perawatan yang telah ditentukan dokter gigi dan tingkat kerjasama pasien selama perawatan.

Karena perawatan orthodonti merupakan suatu tindakan  medis yang cukup kompleks maka memerlukan rentang waktu perawatan cukup panjang yaitu berkisar dari 18 bulan sampai 3 tahun bergantung dari keadaan gigi yang ingin dirapikan. Efek dari perawatan ini tidak ada apabila semua prosedur medis dilakukan secara benar dan dilakukan juga analisa yang kuat serta tepat oleh dokter gigi juga kerjasama yang baik pula dari pasien.

Berikut beberapa artikel terkait yang dapat Anda baca

Waspadai Penjualan Behel Gigi di Situs Jejaring Sosial

Cara Menjaga Kebersihan Kawat Gigi

Manfaat Teh Hijau Bagi Pengguna Kawat Gigi

Orang Dewasa Masih Bisa Pakai Kawat Gigi?

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat.

Salam

drg. Arni Maharani

0 Komentar

Belum ada komentar