Sukses

BAB Sering dan Sulit Tidur

07 Aug 2014, 20:43 WIB
Pria, 13 tahun.
Dok.sy mau nanya dua pertanyaan nih... udh 1 bulan ini sy kalau bab bisa.4 hari sekali.. itu karna apa ya dok? dan peryanyaan kedua sy susah tidur juga beberrapa bulan ini kalotidur itu selalu terjaga kayak masih bangun gtu itu knp ya dok?

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Akan kami coba jawab satu-persatu pertanyaan Anda.

1. BAB Sering

Sebelumnya Kami ingin mengajukan beberapa pertanyaan. Apakah intensitas BAB Anda selalu terjadi setiap hari atau pada waktu tertentu saja? Bagaimana kepadatan fesesnya? Bagaimana dengan jumlah setiap kali BAB? Apakah disertai dengan nyeri perut?

Terdapat beberapa organ di dalam rongga abdomen/perut yaitu usus, lambung, liver/hati, limpa, ginjal. Gejala yang ditimbulkan akibat kelainan organ-organ tersebut dapat berbeda-beda. Beberapa gejala yang dapat muncul secara umum contohnya:

Frekuensi BAB yang normal adalah 3 kali sehari hingga 3 hari sekali. Diare atau mencret adalah suatu kondisi dimana frekuensi BAB > 3 kali/ hari atau terjadi perubahan konsistensi BAB menjadi lebih lunak atau cair.  Diare dapat disebabkan oleh infeksi saluran pencernaan, alergi susu atau adanya gangguan di saluran cerna. Selain itu  frekuensi BAB dapat pula dipengaruhi oleh jumlah makanan dan jenis makanan yang Anda makan. Jika Anda sering memakan buah dan sayur serta konsumsi air yang cukup maka jelas BAB Anda akan lebih mudah. 

Kami sarankan agar Anda menemui dokter untuk dilakukan pemeriksaan fisik  dan memastikan diagnosis penyakit Anda. Berikut artikel yang dapat Kami berikan untuk menambah informasi Anda: 

2. Sulit Tidur

Yang terpenting adalah mencari penyebab dasar mengapa Anda tidak bisa tidur. Sebelumnya harus Anda ketahui bahwa terdapat beberapa faktor penyebab gangguan tidur, seperti faktor predisposisi psikologis dan biologis, penggunaan obat-obatan dan alkohol, faktor lingkungan dan kebiasaan buruk. Faktor-faktor tersebut jarang berdiri sendiri. Sebagai contoh adalah faktor fisis tertentu yang dapat memicu timbulnya masalah psikologis, begitupun sebaliknya. Faktor psikologis juga dapat mempengaruhi sistem saraf pusat  sehingga membuat kondisi fisis senantiasa siaga seperti saat cemas, tegang, atau stres.


Mengingat banyaknya faktor yang dapat menyebabkan gangguan tidur, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya, termasuk menggali berbagai kemungkinan adanya kondisi medis yang mendasari. Bila ditemukan kondisi medis atau penyakit yang mendasari, tentunya diperlukan terapi tertentu. Namun bila kemungkinan tersebut sudah dapat disingkirkan, terdapat beberapa tips yang dapat Anda terapkan:

  1. Hindari konsumsi minuman yang mengandung kafein saat sore hingga malam hari
  2. Biasakan diri untuk berolahraga teratur, tidak merokok, hindari konsumsi alkohol, narkotik, dsb.
  3. Cobalah mengatur pola tidur teratur
  4. Bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap harinya, bahkan ketika hari libur.
  5. Buatlah suasana yang efektif dan efisien untuk tidur.
  6. Buat diri senyaman mungkin untuk tidur, seperti dengan penggunaan lampu tidur, penutup mata, menghindari suara bising, televisi, dsb.
  7. Hindari penggunaan obat tidur, terutama tanpa anjuran dokter.
  8. Obat tidur hanya efektif untuk sementara dan penggunaan yang berlebihan justru akan membuat penurunan efektivitas obat tersebut. Terapi terbaik adalah dengan mengatasi penyebabnya, bukan gejala. Selama penyebab yang mendasari masih ada, Anda akan terus mengalami gangguan tidur.
  9. Relaksasi
  10. Buat diri serileks mungkin
  11. Berpikir positif.
  12. Jika memiliki masalah psikologis, cobalah untuk menerima dan menghadapinya
  13. Berdoalah sebelum tidur.

Dengan menerapkan beberapa tips di atas, diharapkan sudah dapat mengatasi gangguan tidur Anda. Apakah terdapat persoalan tertentu yang membuat ada sulit tidur? Bila iya, ada baiknya Anda mencari pertolongan ke Psikolog atau Psikater untuk menemukan solusi permasalahan yang Anda hadapi.

Berikut kami sertakan artikel yang dapat bermanfaat bagi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. (AAS)

Salam,

 

Tim Redaksi Klikdokter


 

0 Komentar

Belum ada komentar