Sukses

Bahayakah Menyusui Jika Terkena Tuberkulosis?

19 Oct 2014, 11:52 WIB
Wanita, 28 tahun.
Dear tanyadok, Istri saya saat ini sedang terkena penyakit kelenjar tbc dan Dan sedang menyusui. Yang saya ingin tanyakan,apakah si balita bisa tertular melalui Asi istri saya..? Terima kasih sblumnya.....

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Apakah saat ini istri Anda menjalani pengobatan tuberkulosis? 

Tuberkulosis (TBC) merupakan suatu infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Penyakit ini menular melalui udara contoh ketika pasien yang terinfeksi TBC batuk atau bersin (airborne disease). Jadi TBC tidak akan ditularkan melalui ASI sehingga ibu menyusui yang terjangkit TBC tidak perlu takut untuk menyusui. 

TBC akan dapat tetap menular melalui udara selama TBC masih aktif. Jika ibu menyusui sudah menjalani pengobatan TBC selama 2 bulan dan dari pemeriksaan sputum (dahak) TBC sudah negatif kemungkinan besar TBC sudah tidak aktif dan ibu tetap melanjutkan pengobatan TBC hingga 6 bulan serta tetap menyusui seperti biasa. Jika Ibu menyusui belum sampai 2 bulan menjalani pengobatan TBC atau pada pemeriksaan sputum masih positif, tetap jangan takut untuk memberikan ASI hanya saja istri Anda dapat menggunakan alat pelindung seperti masker ketika sedang berdekatan atau menyusui bayi.

World Health Organization (WHO) dan Center for Disease Control and Prevention (CDC) tetap menganjurkan pemberian ASI ekslusif bagi ibu menyusui yang terkena TBC dengan catatan Ibu mendapatkan pengobatan untuk TBC nya. Obat-obatan antituberkulosis dieksresikan melalui ASI hanya dalam jumlah sedikit, sehingga tidak memberikan efek bahaya bagi bayi. 

Kami anjurkan Anda untuk membawa istri dan bayi Anda ke dokter untuk berkonsultasi lebih lanjut, terutama membawa bayi Anda ke dokter spesialis anak untuk mengetahui kondisi bayi apakah perlu diberikan obat pencegahan TBC atau tidak.

Berikut beberapa artikel yang dapat membantu Anda:


Tim Redaksi Klikdokter


 

0 Komentar

Belum ada komentar