Sukses

Bakterial Vaginosis

19 Oct 2014, 10:03 WIB
Wanita, 27 tahun.
assalamualaikum dok saya mau tanya kalau haid dtng nya selalu tdk teratur tp bkn telat saya haid nya tgl 25-6-2014 di bln juli haid saya tgl 10,waktu haid darahyg banyak hanya 2 hari sedangkan yg 8 hari itu keluar warna coklat seperti air & gatal,4 hari setelah warna coklat terus keluar warna putih seperti susu kadang incer kadang bergumpal saya sangat cemas,dulu saya pernah tes di thn 2012 ini hasilnya:specimen:HVS observation garnerella vaginalis grown in culture dan yg satu nya lg tes saya: satisfactory smear showing hemorrhage,moderate inflammtion with reactive cellular changes and shift in flora suggestive of bacterial vaginosis.negative for intraepithelial lesion or malignancy.apakah semua itu penyakit yg berbahaya,mohon solosi nya dok apa yg harus saya lakukan dokter yg saya datangin cuma memberi obat,cream,sabun tp cairan & gatal selalu datang selesai saya haid.terimakasih

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Hasil laboratium Anda menunjukan hasil :

Terdapat bakteri jenis Gardnerella vaginalis (+). Tidak ditemukan adanya lesi keganasan. 

Gardnerella vaginal adalan infeksi bakteri non-spesifik yang paling sering menyebabkan bakterial vaginosis. penyakit ini timbul akibat perubahan kimiawi dan pertumbuhan berlebih dari bakteri yang berkolonisasi di vagina. Gardnella diketahui melakukan simbiosis dengan berbagai bakteri anaerob. Penyebab paling sering diakibatkan oleh infeksi menular seksual. Gejala yang paling sering terjadi keputihan berwarna kuning hingga kehijauan disertai gatal, bau amis. 

 

Pengobatan bakterial vaginosis adalah dengan cara pemberian antibiotik. Salah satunya adalah metronidazol. Metronidazol adalah antibiotik yang cukup baik untk bakteri anaerob . Penanganan lain yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu dengan cara :

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.
  • Menjaga kebersihan area genital sebelum dan sesudah melakukan hubungan seksual.

Kami sarankan Anda melakukan konsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan, agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan pengobatan yang optimal. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (DNA)

Salam,


Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar