Sukses

Penyebab Nyeri Dada

06 Aug 2014, 13:42 WIB
Wanita, 28 tahun.
Dok mau tanya tgn kaki keluar kringet dingin dada skt,itu skt apa?krn jantung ud d USG,tp hsle nurmal

 Terimakasih telah menggunakanan layanan e-konsultasi klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Sejak kapan Anda merasakan keluhan tersebut? Dimana tepatnya lokasi nyeri dada yang Anda rasakan? Kapan nyeri timbul? Apakah ada kegiatan yang memperburuk atau memperbaik nyeri?

Keluhan nyeri di dada dapat disebabkan oleh berbagai sebab, diantaranya disebabkan karena gangguan kulit, otot, tulang, paru-paru, saluran pencernaan, atau jantung. 

  • Nyeri karena masalah otot dan tulang biasanya muncul bila bagian tersebut ditekan, atau muncul dengan perubahan posisi. Nyeri seperti ini membaik dengan antinyeri seperti paracetamol atau obat antiinflamasi lain.
  • Nyeri karena masalah paru-paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak.
  • Nyeri karena saluran pencernaan di daerah dada biasa berhubungan dengan organ lambung (maag) atau esofagus (kerongkongan). Bisa juga menimbulkan rasa asam atau pahit di mulut, dan nyeri ulu hati. Nyeri ini dapat berkurang dengan pemberian obat lambung atau maag.
  • Nyeri dada bisa juga disebabkan oleh masalah psikologis, tetapi ini baru dipikirkan bila masalah-masalah lain sudah bisa disingkirkan.
  • Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina. Bagaimana dengan keluhan Anda? 

Selain USG Jantung apakah Anda pernah melakukan pemeriksaan rekam jantung (EKG)? Untuk memastikan penyebab dari keluhan Anda, kami sarankan agar Anda berkonsultasi lebih lanjut secara langsung ke dokter spesialis penyakit dalam agar dapat dilakukan wawancara medis yang lebih mendetil dan pemeriksaan lanjutan. Dengan demikian dapat ditentukan penyebab pastinya dan segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat (AAS)

Salam

 

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar