Sukses

Hamil Pasca Kuretase

06 Aug 2014, 17:30 WIB
Pria, 32 tahun.
Assalam, sy menikah tahun maret 2013, bulan juni 2013 alhamdulillah istri sy hamil, tapi bulan sept 2013 dokter memvonis janinnya harus digugurkan karena tdk ada detak jantungnya, stelah dikuret sampai saat ini istri sy blum hamil lagi, yg ingin sy tanyakan, 1. Apa detak jantung janin sdh terdeteksi pada umur 2 bulan?, 2. Kira2 ada dampaknya ya hasil dari kuret itu. 3. Langkah medis apa yg sebaiknya kami lakukan utk mempercepat kehamilan. Trimakasih sebelumnya atas jawabnnya

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami mengerti kekhawatiran dan akan coba menjawab pertanyaan Anda

1. Apa detak jantung janin sdh terdeteksi pada umur 2 bulan?

Detak jantung janin dapat dideteksi pada usia kehamila 7 minggu. Jadi pada usia 2 bulan memang seharusnya sudah dapat terdeteksi. 

2. Kira2 ada dampaknya ya hasil dari kuret itu.

Tidak ada dampak negatif pasca kuretase. Namun setelah melakukan kuretase ada baiknya istri Anda kontrol ke dokter specialis kebidanan dan kandungan untuk melakukan pemeriksaan ulang lagi agar yakin kalau sudah bersih. Paska kuret, sama seperti kehamilan normal akan ada masa nifas. 

3. Langkah medis apa yg sebaiknya kami lakukan utk mempercepat kehamilan

  • Umumnya seorang perempuan akan mulai berovulasi 2 - 3 minggu setelah tindakan kuretase, sehingga sebetulnya dapat segera hamil (tidak ada hubungan tindakan kuretase dengan kesuburan). Namun disarankan memulai kehamilan setelah 3 bulan untuk mempersiapkan fisik dan psikis ibu.
  • Sekitar 10-15% dari kehamilan akan mengalami keguguran oleh berbagai sebab. Sebab yang paling sering (sekitar 60%) adalah adanya kelainan kromosom berat pada embrio (atau janin) sehingga embrio tersebut tidak dapat berkembang normal dan akhirnya akan gugur. Faktor ini tidak ada tindakan pencegahannya.
  • Persiapan kehamilan pasca keguguran 1x tidak berbeda:
    • Hitung masa subur: Jika siklus menstruasi anda berlangsung teratur selama 28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda dan suami melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu.   
    • Ubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. 
    • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami).
    • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas.
    • Konsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari seperti yang sudah Anda lakukan sebelumnya agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.
    • Lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas)

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (DNA)
Salam,


Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar