Sukses

Cairan Bening Dari Penis

04 Aug 2014, 15:12 WIB
Pria, 22 tahun.
apakah ketika cairan bening keluar terus menerus tanpa kita sadari (tidak dalam kondisi ereksi dan orgasme) itu berbahaya ? sudah saya periksakan ke dokter kulit dan kelamin dan di test urine tapi hasilnya bagus dan tidak ada penyakit apa apa .. mohon penjelasannya

Terimakasih karena Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Kemungkinan keluhan yang Anda rasakan adalah spermatorrhea. Spermatorrhea atau kebocoran katup air mani adalah terganggunya kemampuan saluran air mani untuk membuka dan menutup pada waktu yang tepat, sehingga pengeluaran semen terjadi secara berlebihan tanpa disadari pada saat penderita berjalan, bergerak atau bahkan sedang duduk biasa. 

Sperma dan air mani tidak hanya keluar saat ereksi, lendir-lendir tersebut bisa juga keluar sewaktu-waktu. Perbedaan ejakulasi dengan kebocoran katup air mani ini adalah, tidak adanya fase orgasme yang terjadi pada kasus ini dan tanpa adanya stimulasi seksual pun, kebocoran katup air mani dapat terjadi. Tidak seperti pada ejakulasi yang selalu dibarengi oleh fase orgasme.

 

Penyebab 

  • Adanya gangguan pada saraf parasimpatis. 

  • Ketidakseimbangan hormon

  • Gangguan prostat

  • Gangguan psikis
  • Pengaruh buku dan film yang mengandung pornografi serta lingkungan sekitar yang mendukung

  • Frekuensi masturbasi yang terlalu sering. Masturbasi yang terlalu sering akan menyebabkan perubahan kimiawi dalam tubuh. Perubahan kimia akan menstimulasi saraf parasimpatis yang akan menghasilkan hormone seks sehingga tubuh akan masuk kedalam mode stimulasi saraf simpatis, yaitu suatu mode dimana proses ejakulasi akan terjadi.

  • Faktor kelelahan yang sangat berat

  • Infeksi di bagian urethra,glans penis dan adanya phimosis (suatu keadaan dimana ujung preputium (ujung penis) mengalami penyempitan sehingga tidak dapat ditarik kebawah untuk membuka seluruh kepala penis,sehingga tidak dapat dibersihkan danmemicu infeksi saluran kemih)

Gejala

  • Semen menetes-netes. Dapat terjadi pada saat tidur, pada saat berpikiran tentang seks, pada saat mengedan sebelum dan sesudah buang air kecil dan pada saat sebelum berhubungan seksual.

  • Konstipasi

  • Sakit kepala

  • Depresi

  • Kurang konsentrasi
  • Nyeri punggung

  • Nafsu makan berkurang

  • Fungsi penglihatan menurun

  • Menjadi sering menyendiri

     

Terapi

  • Mengurangi frekuensi masturbasi

  • Perubahan gaya hidup : Olahraga kurang lebih 45 menit dalam sehari, pola makan yang teratur. Menghindari alcohol dan obat-obatan terlarang.  

  • Mengosongkan kandung kemih (berkemih) sebelum tidur

Kami sarankan Anda melakukan konsultasi langsung ke dokter spesialis andrologi agar mendapatkan pengobatan optimal.

Berikut kami sertakan pula beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. (DNA)

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar