Sukses

Berbagai Manfaat Sunat

20 Oct 2014, 05:57 WIB
Pria, 24 tahun.
Dokter yth: Saya mau bertanya tentang sunat. Saya pria umur 24 th belum menikah, dan tidak disunat. Di rubrik ini saya membaca ttg manfaat2 sunat. Tapi kalau saya cari informasi2 dari internet yg umumnya dg bhs Inggris, justru sebetulnya saya jg menemukan manfaat2 dari kulit kulup penis, yg justru dibuang dalam sunat. Menurut dokter sendiri apa memang benar ada manfaat dari kulit kulup penis bagi pria? Saya sepertinya tidak memiliki masalah dg kulit kulup maupun penis saya. Waktu kecil memang saya tidak pernah tahu kalau kulit kulup penis saya akan bisa terbuka. Tapi sekarang kulit kulup saya bisa otomatis mundur ke belakang pada saat ereksi. Saya juga bisa menarik kulit kulup tsb ke belakang dan membersihkan penis saya setiap kali mandi. Saya jg memiliki beberapa pengalaman berhubungan seks dengan perempuan dan tanpa masalah, dan saya juga tdk pernah lupa memakai kondom. Sekarang saya mulai menjalin hubungan dg seorang pacar dan merencanakan pernikahan dengannya. Saya mau bertanya untuk kondisi spt saya ini, apakah saya masih perlu melakukan sunat? Saya jg pernah membaca sunat bisa mencegah penyakit menular seksual, HIV, bahkan kanker prostat, apakah kalau saya selalu melakukan seks aman, tdk melakukan aktifitas seks yg beresiko, dan selalu menjaga kebersihan penis saya, ini masih belum cukup? Apakah dengan sunat saya benar bakal terbebas dari segala PMS, HIV, bahkan kanker prostat? Apakah benar sunat hanya dilakukan sekitar 30% pria di dunia ini? Terimakasih sebelumnya atas penjelasannya. Harijadi.
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Bapak/Saudara yang Terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Sunat / sirkumsisi merupakan suatu prosedur yang bertujuan untuk membuang bagian ujung dari kulit penis. Hal ini selain merupakan tradisi suatu agama tertentu, juga memiliki beberapa manfaat. Dengan disunat, pada umumnya sensasi kenikmatan seksual yang dirasakan akan lebih baik. Selain itu terdapat bukti bahwa dengan disunat dapat mengurangi risiko untuk terkena beberapa penyakit menular seksual dan HIV. Selain itu, dari segi higienis, umumnya seseorang yang disunat akan memiliki higienisitas yang lebih baik.

Namun kami ingin memberikan penjelasan dan klarifikasi atas pernyataan Anda, apakah dengan sunat seorang akan pasti terbebas dari penyakit seperti HIV. Perlu ditekankan disini adalah sunat mengurangi risiko terjadinya kanker penis dan infeksi penis. Namun, jika seorang disunat, namun tetap melakukan hubungan seksual secara bebas dan tindakan berisiko, tentu tidak menutup kemungkinan dirinya akan tetap terinfeksi penyakit menular seksual.

Pada umumnya tindakan sirkumsisi tidak akan menimbulkan kelainan pada fungsi alat kelamin karena yang dibuang hanyalah bagian ujung dari kulit luar penis. Akan tetapi, seperti halnya prosedur pembedahan lain, apabila tidak dilakukan dengan hati-hati bisa saja timbul kecelakaan yang dapat menimbulkan luka / perubahan bentuk. Akan tetapi, di tangan dokter yang terlatih umumnya hal ini jarang dialami.

Kami lampirkan beberapa artikel terkait sunat untuk Anda baca:

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar