Sukses

Upaya Pencegahan Serangan Jantung

01 Aug 2014, 07:49 WIB
Pria, 64 tahun.
Ssaya mengalami serangan jantung di awal Desember 2013. Pd awal Maret 2014, menjalani kateterisasi dan pasang 2(dua) stent di satu pembuluh darah. Saya diharuskan olahraga jalan pagi atau bersepeda. Sedangkan utk mengendarai mobil sangat dibatasi. Pertanyaan: mengapa pasien dg riwayat jantung hrs dibatasi utk mengendarai mobil? Sampai seberapa jauh jarak yg aman utk berkendara sendiri? Demikian pertanyaan saya, terima kasih atas perhatiannya.
dokter

Dijawab Oleh:

dokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Kami memhamai kekhawatiran yang Anda rasakan. Sepertinya alasan menghindari mengendarai mobil adalah menghindari terjadinya serangan selama Anda mengendarai mobil yang dapat membahayakan diri Anda dan pengendara lain. Namun selama, Anda memiliki keadaan yang stabil, bebas nyeri dada, faktor risiko terkontrol dan dokter mengatakan bahwa Anda boleh berkendara, sepertinya Anda dapat kembali berkendara. Namun tidak ada batasan pasti jarak jalan yang dapat Anda tempuh dalam berkendara. Konsultasikanlah selalu kondisi Anda dengan dokter pribadi Anda.

Bagaimana usaha untuk mencegah serangan jantung? Langkah awal adalah dengan menghindari berbagai faktor risiko, seperti:

  • Memasuki usia 45 tahun bagi pria.

Sangat penting bagi kaum pria untuk menyadari kerentanan mereka dan mengambil tindakan positif untuk mencegah datangnya penyakit jantung.
  • Bagi wanita, memasuki usia 55 tahun atau mengalami menopause dini (sebagai akibat operasi).

Wanita mulai menyusul pria dalam hal risiko penyakit jantung setelah mengalami menopause
  • Riwayat penyakit jantung dalam keluarga.

Riwayat serangan jantung di dalam keluarga sering merupakan akibat dari profil kolesterol yang tidak normal.
  • Diabetes.

Kebanyakan penderita diabetes meninggal bukanlah karena meningkatnya level gula darah namun karena kondisi komplikasi jantung mereka.
  • Merokok.

Resiko penyakit jantung dari merokok setara dengan 100 pon kelebihan berat badan - jadi tidak mungkin menyamakan keduanya.
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Kegemukan (obesitas).

Obesitas tengah (perut buncit) adalah bentuk dari kegemukan. Walaupun semua orang gemuk cenderung memiliki risiko penyakit jantung, orang dengan obesitas tengah lebih-lebih lagi.

Kami lampirkan beberapa artikel untuk menambah wawasan Anda terkait penanganan penyakit jantung koroner:

Inilah Makanan Pencegah Stroke & Penyakit Jantung

Serangan Jantung Mengintai Orang Pemarah

5 Pertolongan Pertama pada Serangan Jantung

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat. (AN)

Salam

Tim redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar