Sukses

Keputihan & Nyeri Saat Berhubungan

19 Oct 2014, 18:04 WIB
Wanita, 17 tahun.
dok saya mau tanya. sy keputihan udah hampir 10bln ini. awalnya sy hanya mengira ini kputihan biasa. tp setelah beberapa kali berhubungan saya merasa nyeri yg sangat amat dan untuk BAK pun sakit. sy tanya tmn saya yg berkerja di apotek katanya itu krn jamur kandida. lalu sy diberi beberapa obat dan tiga hari kemudian sy sembuh. namun putih2 seperti parutan kerju tdk bisa hilang dan masih sakit kalo senggama smpai skrg. kira2 knp dok kok bisa blm hilang smpai skrg? sy baru prtma kali mengalami ini. sy takut berobat ke dokter Spkk mahal dan uang sy tdk cukup. Kira2 brapa harganya kalau sy berobat ke dokter Spkk dok? terima kasih.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Keluhan pada Anda adalah keputihan. Cairan yang keluar pada vagina bisa saja merupakan bagian dari keputihan. Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit / jamur / bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.
 
Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit. Apakah Anda mengalami rasa gatal / panas di vagina?
 
Keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Selain itu lakukan beberapa tips di berikut ini untuk mencegah keputihan:
  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Jika Anda tidak melakukan pencegahan yang baik maka keputihan Anda dapat berkembang menjadi tidak normal. Jika keputihan yang dialami merupakan keputihan abnormal maka memerlukan pengobatan dengan antijamur/antibiotik/antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya. Pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya.

Banyak faktor yang mempengaruhi kesembuhan dari keputihan seperti yang dijelaskan diatas. Jika kebersihan tidak terjaga maka keputihan akan lebih sulit sembuh.

Untuk harga konsultasi ke dokter spesialis kulit dan kelamin sangatlah bervariasi, sehingga kami tidak dapat menyebutkannya disini.

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda:


Nyeri Saat Berhubungan Intim

Nyeri saat berhubungan intim di dunia medis dikenal dengan dispareunia. Nyeri ini dapat terjadi saat penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) di awal,  pertengahan, ketika orgasme, maupun ketika hubungan intim sudah selesai. Dispareunia dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah:

 

  • Berkurangnya hormon estrogen yang menyebabkan vagina menjadi kering
  • Kurang 'foreplay' atau 'pemasanan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina kurang
  • Vaginismus atau kontraksi pada otot vagina yang umumnya disebabkan karena trauma atau perasaan takut
  • Endometriosis atau pertumbuhan endometrium (lapisan rahim) di luar rahim
  • Infeksi pada vagina
  • Infeksi pada serviks (mulut rahim) sehingga ketika terjadi penetrasi dalam maka akan timbul rasa nyeri
  • Peradangan pada panggul yang dapat diakibatkan oleh infeksi pada saluran reproduksi dan panggul

Jadi penyebab dari dispareunia itu bermacam-macam. Untuk nyeri pada penetrasi dalam, umumnya dapat disebabkan karena infeksi, peradangan panggul, atau endometriosis. 

Beberapa saran yang dapat diberikan untuk membantu mencegah nyeri  tersebut antara lain :

  • Lakukan rangsangan seksual (foreplay) yang adekuat sebelum suami melakukan penetrasi penis. Hal ini sedikit banyak juga akan berpengaruh pada ketegangan vagina. Rasa takut atau kekhawatiran dapat membuat vagina menjadi kaku dan kering sehingga mudah terbentuk luka. 
  • Lakukanlah hubungan intim dalam suasana yang santai dan nyaman. Kondisi rileks saat berhubungan akan membuat vagina menjadi lemas dan tidak terasa nyeri saat penetrasi. Semakin anda merasa khawatir dan tidak rileks, semakin sulit untuk mengatasi masalah anda saat ini.
  • Gunakanlah lubrikasi tambahan untuk memudahkan penetrasi penis ke dalam vagina. Pilihlah pelumas yang lebih bersih dan steril untuk mencegah infeksi pada vagina.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. (AAS)

Salam, 


Tim Redaksi KlikDokter

 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar