Sukses

Tinggi Badan Menurun Jika Tidak Olahraga?

20 Oct 2014, 09:05 WIB
Pria, 21 tahun.
Dok, saya memiliki tinggi badan 163 cm. Namun ada hal yang membuat saya heran dengan kondisi pertumbuhan tulang saya dok. Saya termasuk salah satu orang yang sangat suka dengan berolahraga dok terutama dengan olahraga yang menunjang tinggi badan. Yang saya herannya dok saya kadang merasa tinggi badan saya bisa berubah-ubah tergantung dari bagaimana aktivitas dan olahraga saya. Ketika saya rajin berolahraga untuk menunjang tinggi badan, tinggi saya meningkat. Namun ketika saya tidak beraktivitas olahraga dalam kurun waktu seminggu bahkan lebih, tinggi saya malah menurun lagi. Yang saya tau dok tinggi badan seseorang tidak bisa menurun. Sebenarnya saya sudah mencurigai hal ini semenjak saya berumur 18 tahun. Dan perubahan ini sendiri sudah saya buktikan dengan pengukur tinggi badan. Saya khawatir ada masalah dengan tulang saya dok. Mohon penjelasan dan solusinya dok.

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Tinggi badan seseorang dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu genetik (keturunan), gizi, dan lingkungan. Genetik dalam hal ini adalah tinggi badan kedua orangtua. Dari faktor gizi yang diperlukan tentu saja protein untuk pertumbuhan dan perbaikan sel yang diikuti oleh gizi seimbang dari sumber lainnya. Sedangkan lingkungan dalam hal ini berarti adalah olahraga untuk melancarkan aliran darah dan membantu metabolisme agar berjalan dengan baik (seperti berenang, berlari, dan jenis aerobik). 

Penambahan tinggi badan dapat dilakukan apabila lempeng pertumbuhan yang terdapat di tulang panjang masih terbuka. Lempeng tersebut terbuka pada saat usia pubertas dan baru akan menutup pada usia 20-21 tahun. Namun menutupnya lempeng pertumbuhan harus dibuktikan dengan foto rontgen di beberapa area tulang.

Saat kapankah Anda melakukan pengukuran tinggi badan?

Pengukuran tinggi badan dapat berbeda antara pagi dan sore hari.  Jika Anda mengukur pada pagi hari cenderung akan lebih tinggi. Diskus intervertebral (cakram yang membentuk sendi tulang rawan di antara vertebra, memberikan peredam kejut yang sangat efisien) akan terkompresi oleh berat tubuh saat berdiri, berjalan dan kegiatan sehari-hari lainnya. Pada malam hari saat tidur, tubuh berada dalam posisi memanjang dan relaks sehingga tidak ada kompresi atau tekanan pada diskus intervetebral, dan diskus dapat merentang/ mengembang kembali. Sehingga pada pagi hari tubuh manusia dapat lebih tinggi hingga 1 cm.

Sejauh ini belum ada hubungan antara olahraga dan tidak olahraga dengan penurunan tinggi badan. Olahraga yang dapat meningkatkan tinggi badan adalah olahraga jenis stretching karena selain dapat menguatkan otot olahraga jenis ini merngurangi penekanan diskus antar tulang belakang. Pada dasarnya tinggi badan masih dapat bertambah dan berubah hingga lempeng tulang menutup.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (AAS)

Salam

Tim Redaksi Klikdokter

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar