Sukses

Penyebab Sesak Nafas

24 Jul 2014, 16:19 WIB
Wanita, 20 tahun.
Selamat siang dok, terimakasih sblmnya dgn adanya konten klikdokter.com ini sangat banyak membantu, dok saya mau bertanya, sudah hampir seminggu ini saya mengalami sesak nafas,cepat lelah padahal saya tidak pernah mengalami ini sebelumnya, dan tenggorokan saya rasanya seperti tercekik, dan sering pusing jg, tolong penjelasan nya dok, terimakasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Perasaan yang dirasakan oleh seseorang mengenai ketidaknyamanan atau kesulitan dalam bernapas dapat disebabkan oleh banyak hal. Penyebabnya banyak sekali, karena itu dibutuhkan pemeriksaan lengkap dan langsung oleh dokter. Namun sesak napas dapat disebabkan oleh gangguan dalam sistem pernapasan (hidung, tenggorokan paru-paru) atau gangguan yang berasal dari luar paru-paru (jantung)

Tanda-tanda dari sesak napas dapat berupa :

  • Peningkatan jumlah frekuensi napas (dewasa >20x/menit; anak >30x/menit; bayi>40x/menit)
  • Kebiruan pada sekitar bibir, ujung-ujung jari
  • Adanya suara napas tambahan seperti ngorok, serak, grok-grok, mengi

Bagaimana dengan keluhan Anda dan sudah berapa lama terjadi?

Penyebab kegawatdaruratan karena sesak napas dapat berupa :

  • Asma : batuk, mengi
  • Infeksi paru (pneumonia) : batuk, panas, sesak napas
  • Alergi (pembengkakan pada tenggorok yang menyebabkan terjadinya sumbatan) : riwayat makan makanan yang menyebabkan alergi (seafood, kacang, telur, dll)
  • Sakit jantung (disertai nyeri dada)
  • Trauma dada (kecelakaan yang mengenai dada) : riwayat benturan keras di daerah dada, sesak napas, nyeri dada, ada kerusakan pada dada (patah tulang), perdarahan

Selain dari kelainan organik juga perlu diketahui apakah terdapat kondisi psikologis yang terganggu. Sesak napas juga dapat disebabkan karena gangguan psikologis seperti cemas, panik, stres, depresi dan berbagai emosi negatif lainnya. Jika memang tidak ada masalah organik maka masalah psikologis harus dipikirkan. Atau juga dapat merupakan kombinasi keduanya. 

Oleh karena itu sebaiknya Anda tetap berkonsultasi dan kontrol dengan dokter agar dilakukan pemeriksaan langsung dan wawancara medis lebih mendalam dalam mendiagnosis kelainan yang Anda alami. 

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (DNA)

Salam,

 

Tim Redaksi KlikDokter  

0 Komentar

Belum ada komentar