Sukses

Kram Perut Bawah Saat Hamil

20 Oct 2014, 00:39 WIB
Wanita, 25 tahun.
Dear Dokter yang terhormat, saya sedang hamil 22week, akhir2 ini perut saya sering kram dan keputihan (cairan encer tidak seperti putih telur seperti biasanya dan cairan tidak berbau), rasa nyeri dirasakan dari perut bagian bawah, paha, sampai kaki. sudah 4 hari ini kram hampir setiap hari dirasakan namun rasa kram datang timbul dalam beberapa waktu setiap hari nya. apakah itu membahayakan janin saya dok? apa yang harus saya lakukan agar janin saya tetap sehat, apakah kondisi kram tersebut normal pada ibu hamil? Terima kasih banyak dok

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Perut yang terasa kencang atau kram di perut bawah dapat terjadi karena adanya kontraksi pada rahim. Ada 2 jenis kontraksi yang dapat terjadi pada masa kehamilan, false labour yang disebut dengan kontraksi Braxton Hicks dan true labour  yang terasa ketika mendekati persalinan. 

Bagaimana membedakan keduanya? Tentunya dengan mengenali karakteristik dari tiap jenis kontraksi. Pada Braxton Hicks, kontraksi terasa hilang timbul, jarak antara dua kontraksi tidak menjadi semakin dekat, tidak meningkat bila berjalan, tidak memanjang, dan tidak semakin menguat . Kontraksi ini umumnya mulai terasa saat trimester ke-2 ( minggu 13 s/d 25 kehamilan) dan semakin sering pada trimester ke-3 (minggu ke-26 s/d 40 kehamilan). Kontraksi ini seringkali membuat ibu hamil merasa bahwa persalinan segera dimulai. Namun, sesuai namanya false labour,kontraksi ini bukanlah kontraksi yang dirasa saat mendekati persalinan.   

Sedangkan pada true labour, kontraksi terjadi dalam interval yang teratur, berlangsung hingga 30-70 detik, dan jarak antar dua kontraksi semakin dekat. Kontraksi juga terus berlangsung tidak berhenti meskipun merubah posisi, semakin menguat, dan awalnya terasa pada bagian punggung kemudian menjalar ke arah perut. Apabila keluhan sangat mengganggu, kami sarankan untuk berkonsultasi langsung ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan. 

Berikut kami sertakan beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:
 

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (DNA)

Salam,

Redaksi Klikdokter.

 

0 Komentar

Belum ada komentar